Sebar Hoaks Pasien Corona Kabur dari RSUD Banjar, Ibu Rumah Tangga Terancam Bui 6 Tahun

Kompas.com - 03/04/2020, 17:00 WIB
Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana saat virtual konferensi pers terkait penyebar hoaks pasien Covid-19 kabur dari RSUD Banjar, di Mapolres, Jumat (3/4/2020). DOK. Polres BanjarKapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana saat virtual konferensi pers terkait penyebar hoaks pasien Covid-19 kabur dari RSUD Banjar, di Mapolres, Jumat (3/4/2020).

BANJAR, KOMPAS.com - Seorang ibu rumah tangga berinisial YN (42) ditangkap penyidik Satreskrim Polres Banjar, Jawa Barat, Jumat (3/4/2020).

Pelaku diduga membuat postingan bohong atau hoaks di media sosial tentang kaburnya pasien positif Covid-19 dari RSUD Kota Banjar.

"Yang bersangkutan juga membuat postingan dan menanyakan pengamanan di rumah sakit (sehingga pasien melarikan diri)," jelas Kapolres Banjar Ajun Komisaris Besar, Yulian Perdana saat virtual konferensi pers dengan wartawan, Jumat.

Yulian mengatakan, pihaknya sudah mengecek ke RSUD Banjar dan pasien itu masih dirawat di rumah sakit sesuai protokol Covid-19. Pasien berada di ruang isolasi Covid-19.

Baca juga: Kasus Oknum Polwan Sebarkan Hoaks Corona, Polisi Periksa Korban

Menurut Yulian, YN memposting adanya pasien Covid-19 kabur dari rumah sakit di akun Facebook Karel Laras pada Kamis (2/4/2020) pukul 13.37 WIB.

Saat itu dia sedang berada di rumahnya di daerah Pataruman, Kota Banjar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

YN kemudian menghapus postingannya itu sepuluh menit setelah diposting.

Pelaku sadar postingannya dikhawatirkan membuat kepanikan publik.

Baca juga: Beredar Pesan Berantai Rencana Isolasi Wilayah di Kalbar, Gubernur: Hoaks

 

Postingan tersebar dan bikin panik warga

Namun postingan hoaks pasien Covid 19 kabur ini sudah menyebar.

"Ada keresahan di masyarakat," jelas Yulian.

Menurut Yulian, pelaku dalam kondisi sadar saat pertama kali memposting pernyataan adanya pasien kabur.

Saat memposting, pelaku tidak memiliki informasi apapun terkait pasien Covid-19 di RSUD Kota Banjar.

"Pelaku tidak punya dasar (informasi pasien). Dia hanya tahu di Kota Banjar ada pasien positif Corona," jelas Yulian.

Baca juga: Sebarkan Hoaks soal Covid-19, Tersangka Mengaku Iseng

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X