Kompas.com - 03/04/2020, 09:47 WIB
Pintu tol Samboja, Balikpapan – Samarinda, Selasa (17/12/2019). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONPintu tol Samboja, Balikpapan – Samarinda, Selasa (17/12/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Pemerintah Kota Samarinda memperketat tiga pintu masuk dari Balikpapan ke Samarinda, Kalimantan Timur.

Ketiga titik itu berada di pintu keluar masuk jalan tol di Kelurahan Simpang Pasir, Kelurahan Handil Bakti dan simpang tiga Sanga-sanga.

“Tiga titik itu akan dibangun pos jaga perketat orang keluar masuk Samarinda dari Balikpapan,” ungkap Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin saat dihubungi Kompas.com, Kamis (2/4/2020) malam.

Baca juga: Akhirnya, Wawali Samarinda Tunda Resepsi Pernikahan Putrinya Antisipasi Corona

Nantinya, kata dia, setiap orang yang melewati pintu masuk dari tiga titik itu akan diperiksa kesehatannya.

“Kalau urusan tidak penting, diminta pulang ke Balikpapan. Hanya urusan penting atau darurat saja yang baru diperbolehkan,” tegas Sugeng.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Langkah tersebut, lanjutnya, sebagai antisipasi virus corona terhadap warga Samarinda.

Mengingat penyebaran wabah pandemi di Kota Balikpapan sudah mengkhawatirkan.

Dari 21 pasien positif di Kaltim, ada 14 pasien ada di Balikpapan.

“Makanya perlu dilakukan pengetatan sosial. Biar virus ini kita bisa dicegah sama-sama,” terang Sugeng.

Baca juga: Kepala BPBD Samarinda Rogoh Kocek Pribadi untuk Semprot Disinfektan di Kantor Pemerintah

Selain itu, terdapat delapan personel petugas gabungan dari unsur TNI/Polri, Dinas Perhubungan Samarinda, Satpol PP hingga tim kesehatan dari Dinas Kesehatan bersiaga selama 24 jam.

Setiap kendaraan yang lewat akan disemprot disinfektan, di periksa suhu tubuh pengendara dan lain-lain.

Sementara itu, Plt Sekda Kaltim Muhammad Sabani mengatakan, awalnya Pemkot berniat menutup ruas jalan keluar masuk dari dan ke pintu tol.

Namun, rencana tersebut diurungkan karena kewenangan berada di Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Pemerintah daerah hanya punya kewenangan memperketat pintu keluar masuk saja, bukan ditutup,” kata Sabani.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X