Kisah Dosen UGM Bangun Gerakan Kemanusiaan Sambatan Jogja, Hadapi Corona Bergerak Lewat WA

Kompas.com - 03/04/2020, 07:13 WIB
Ilustrasi penjual wedang ronde di Yogyakarta, (14 3 2020). SHUTTERSTOCK/PARAMARTA BARIIlustrasi penjual wedang ronde di Yogyakarta, (14 3 2020).

 

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Tak melakukan apa pun di tengah pandemi Covid-19 yang merebak bukanlah pilihan Rimawan Pradiptyo.

Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) ini memutar otak demi untuk bisa membantu sesama.

"Saya kan mikir, masalahnya kayak gini kita sebagai masyarakat mau apa? Apa iya Kita hanya menunggu tok pemerintah, lha pemerintah juga punya masalah yang banyak, kalau kita diam seolah-olah menunggu mati, kan tidak benar juga," ujar Rimawan Pradiptyo saat dihubungi Kompas.com, Selasa (31/3/2020).

Baca juga: Pemerintah: Relawan Kesehatan Bantu Tracing 7.193 Spesimen Covid-19

Ia pun lantas melontarkan idenya membuat gerakan kemanusiaan kepada beberapa rekannya. Hingga muncullah sebuah gerakan yang dinamai Sambatan Jogja (Sonjo).

Rimawan menjelaskan, Sonjo dalam bahasa Jawa berarti silaturahmi atau berbincang-bincang informal yang umum terjadi di pedesaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sambatan dalam bahasa Jawa adalah bentuk gotong-royong di pedesaan untuk membangun rumah warga/sarana umum.

Sonjo ini merupakan gerakan kemanusiaan fokus pada upaya membantu masyarakat yang rentan dan beresiko terhadap dampak penyebaran Covid-19 di wilayah DIY.

Prinsip Sonjo empati, solidaritas, dan gotong royong.

"Sering kali banyak yang tanya, pertanyaannya sama, Mas itu website nya apa? Saya bilang kami tidak punya website. Pakai WA (WhatsApp) Grup saja selesai kok masalah," tuturnya.

WhatsApp Grup (WAG) ini sebagai sarana koordinasi dan sinergi antar elemen masyarakat.

WAG mempertemukan para pihak yang membutuhkan bantuan (demand) dan para pihak yang ingin menyalurkan bantuan (supply).

"Di Sonjo tidak ada uang sama sekali, bahkan kami melarang orang yang memasang advertisement atau apa yang mencantumkan rekening pribadi, itu tidak boleh," urainya.

Demand di sini meliputi rumah sakit, tenaga kesehatan, LSM, akademisi, pengusaha, kelompok masyarakat dan lain-lain.

Sementara supply yakni akademisi, pengusaha, LSM, UMKM, kelompok masyarakat, LAZ, BUMN, BUMD, dan lain-lain.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.