Kasus WNA Masuk Indonesia di Tengah Wabah Corona, TKA China di Ketapang hingga Bintan Dipulangkan

Kompas.com - 03/04/2020, 06:16 WIB
Seorang warga negara China dipulangkam setelah kedatangannya diprotes warga Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. istimewaSeorang warga negara China dipulangkam setelah kedatangannya diprotes warga Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Editor Rachmawati

Tak hanya di Bintan. Di Kalimantan Barat, seorang TKA China yang bekerja di PT BSM New Material di Kabupaten Ketapang dipulangkan ke negara asalnya, Jumat (27/3/2020).

Kedatangan dia diprotes masyarakat karena khawatir penyebaran virus corona. Pemulangan warga negara China tersebut juga diintruksikan Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji

"Warga China itu dipulangkan dengan diantar langsung oleh anggota melalui Bandara Rahadi Oesman Ketapang," ujar Kapolres Ketapang AKBP RD Handoyo, Sabtu (28/3/2020) malam.

Sebelumnya di Kendari sempat dihebohkan dengan kedatangan 49 tenaga kerja asing (TKA) asal China di Bandara Haluoleo, Kendari, pada Minggu (15/3/2020).

Baca juga: 39 TKA China yang Masuk Bintan Dipulangkan Via Jakarta

Kapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Pol Merdisyam sempat keliru menyebut jika mereka pulang dari mengurus perpanjang visa di Jakarta.

Namun ia kemudian meralat dan menyatakan bahwa mereka adalah TKA baru yang akan bekerja di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

49 TKA berasal dari Provinsi Henan. Sebelum masuk ke Indonesia, mereka sempat transit di Bangkok, Thailand dan menjalani karantina selama 14 hari.

Baca juga: Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

39 tenaga kerja asing (TKA) asal China yang akan dipekerjakan di PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), yang sebelumnya masuk melalui Pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban, hari ini, Kamis (2/4/2020) ternyata tidak semua yang bisa dipulangkan. Akan tetapi dari 39 TKA tersebut, hanya 10 orang yang berhasil dipulangkan, sementara sisanya akan dilakukan secara bertahap.DOK HUMAS BINTAN 39 tenaga kerja asing (TKA) asal China yang akan dipekerjakan di PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), yang sebelumnya masuk melalui Pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban, hari ini, Kamis (2/4/2020) ternyata tidak semua yang bisa dipulangkan. Akan tetapi dari 39 TKA tersebut, hanya 10 orang yang berhasil dipulangkan, sementara sisanya akan dilakukan secara bertahap.
Di Jambi, seorang WNA asal Korea Selatan diturunkan paksa di Terminal Tipe A Sri Bulan Sarolangun, Senin (30/3/2020).

Saat itu ia naik bus jurusan Sumatera Barat-Jakarta.

Alasan penurunan WNA Korea Selatan tak diketahui pasti. Namun ada dugaan penumpas bus heboh saat ada warga asing satu bus di tengah wabah corona.

Kepala Terminal Tipe A Sri Bulan Sarolangun, Sulaiman mengatakan WNA tersebut tak bisa berbahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Hal tersebut membuat petugas kesulitan meminta keterangan.

Baca juga: Heboh Corona, WNA Korsel Diturunkan Paksa di Terminal, Batuk-batuk hingga Dijemput Imigrasi

Petugas dinas kesehatan dan BPBD setempat datang dan memeriksa kondisi WNA itu.

"Suhunya normal, 35 derajat," katanya. Selain itu, WNA itu juga mengalami batuk-batuk.

"Masih di sini, dia hanya membawa visa, Kita takut dia mulai ada batuk-batuk," ujarnya. WNA tersebut diisolasi sementara di RSUD Sarolangun sambil menunggu pihak imigrasi.

Sementara di Bali, sebanyak 169.568 WNA masuk Bali di periode 1 hingga 30 Maret 2020.

Baca juga: Di Tengah Wabah Corona, Ratusan Ribu WNA Keluar Masuk Bali Selama Maret

Sedangkan WNA yang keluar Bali tercatat sebanyak 251.441. Mereka berasal dari 174 negara di dunia.

Para WNA yang keluar masuk Bali tercatat di Kantor Imigrasi Ngurah Rai Badung, Imigrasi Denpasar, dan Imigrasi Buleleng.

Untuk WNA yang masuk Bali, tiga besar negaranya yakni dari Australia sebanyak 40.834, Rusia 11.898, dan Inggris 11.522.

Sementara yang keluar Bali, tiga besarnya Australia 62.174, Rusia 18.505, dan Inggris 15.274.

Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Bali I Putu Surya Dharma mengatakan masih belum tahu berapa jumlah WNA yang ada di Bali hingga akhir Maret 2020.

"Pastinya belum tahu karena mereka datang dan pergi di waktu yang berbeda tiap bulannya. Harus kami rekap ulang," kata dia.

Baca juga: Pembatasan WNA Masuk Indonesia Tak Berlaku bagi Pekerja Proyek Strategis Nasional

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.