Perkecil Penyebaran Corona, 1.362 Napi di Aceh Dibebaskan

Kompas.com - 02/04/2020, 14:42 WIB
Sebanyak 51 Napi di lapas Kelas II A Banda Aceh menunggu penyerahan surat bebas asimilasi dan integritas, dapi Kanwil Kemenkumham Aceh.  Berdasarkan keputusan Menteri Hukum dan HAM tentang pengeluaran dan pembebasan melalui asimilasi dan integritas dalam rangka mencegah dan penanggulangan penyebaran covid 19 yang tengah mewabah, sebanyak 1362 napi dan napi anak dibebaskan. ****** KOMPAS.COM/DASPRIANI Y. ZAMZAMISebanyak 51 Napi di lapas Kelas II A Banda Aceh menunggu penyerahan surat bebas asimilasi dan integritas, dapi Kanwil Kemenkumham Aceh. Berdasarkan keputusan Menteri Hukum dan HAM tentang pengeluaran dan pembebasan melalui asimilasi dan integritas dalam rangka mencegah dan penanggulangan penyebaran covid 19 yang tengah mewabah, sebanyak 1362 napi dan napi anak dibebaskan. ******

BANDA ACEH, KOMPAS.com – Sebanyak 51 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Banda Aceh di kawasan Lambaro, dibebaskan dengan program asimilasi dan integritas.

Mereka dibebaskan atas dasar keputusan Menteri Hukum dan HAM tentang pengeluaran dan pembebasan melalui asimilasi dan integritas dalam rangka mencegah dan penanggulangan penyebaran Covid-19 yang tengah mewabah.

Kepala Lapas Kelas II A Banda Aceh, Jumadi, mengatakan kesemua napi dan tahanan yang dibebaskan ini adalah yang sudah menjalani masa tahanan dua pertiga dari total masa tahanan.

“Kebanyakan mereka adalah napi dan tahanan dengan kasus kriminal dan narkoba dengan hukuman di bawah lima tahun, jelas Jumadi, Kamis (2/4/2020).

Baca juga: Warga Langkak Nagan Raya Aceh Tolak Kedatangan TKA Asal China

Senada dengan itu, Kadivpas Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman mengatakan untuk Propinsi Aceh ada sebanyak 1.362 narapidana dan anak di Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) di Aceh dibebaskan lebih cepat melalui asimilasi dan hak integrasi.

"Ada seribuan lebih narapidana di Aceh akan dibebaskan lebih cepat," kata Meurah Budiman, melalui telepon kepada Kompas.com, Kamis (2/4/2020).

Ia menyebutkan pembebasan narapidana dan anak tersebut diberikan kepada narapidana yang telah menjalani dua pertiga masa pidana dan anak yang sudah menjalani satu perdua masa pidana paling lambat 31 Desember 2020.

"Narapidana dan anak tersebut akan diusulkan asimilasi di rumah sampai menunggu keluar SK pembebasan bersyarat yang sebelumnya telah kita ajukan," ujarnya.

Baca juga: Setelah Aturan Jam Malam di Aceh, Jumlah Penumpang Bus Menurun

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X