Warga Langkak Nagan Raya Aceh Tolak Kedatangan TKA Asal China

Kompas.com - 01/04/2020, 15:33 WIB
Ilustrasi pekerja. shutterstockIlustrasi pekerja.

BANDA ACEH, KOMPAS.com -- Kedatangan tujuh Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China ditolak oleh warga Desa Langkak, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, Propinsi Aceh. WNA asing merupakan pekerja di Perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3 dan 4.

Ketujuhnya tiba di Banda Aceh melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, Selasa (31/3/2020) sore. 

Alasan warga mengusir kedatangan WNA tersebut untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona ( Covid-19).

Juru bicara tim gugus penanganan covid-19 Nagan Raya, dr Dedi Apriadi mengaku mendapat laporan atas kedatangan warga asing tersebut.

“Begitu ada kabar, Tim Gerak Cepat (TGC) langsung mendatangi lokasi yakni Desa Langkak, dan memang ada orang asing baru tiba dan tidak boleh masuk ke sana menuju home stay mereka,” jelas Dedi melalui saluran telpon saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (1/4/2020).

Baca juga: Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Tim Gugus langsung memeriksa mereka sesuai dengan SOP, memeriksa suhu tubuh dan kelengkapan surat mereka serta mewawancarai riwayat perjalanan mereka.

“Semua keterangan menunjukkan mereka normal, namun mereka mendapat penolakan dari warga apalagi di sana tidak ada lokasi isolasi khusus, sehingga warga khawatir,” jelas Dedi.

Akhirnya pada Selasa Dini hari, sebut Dedi, para TKA ini diminta untuk kembali ke tempat semua mereka berangkat.

Baca juga: Setelah Polda Sultra Keliru Sampaikan Informasi Kedatangan 49 TKA China...

Dari informasi yang diperoleh tim TGC, sebelumnya WNA itu memiliki rekaman perjalanan dari Bandara Kuala Namu, Deli Serdang, Sumatera Utara dan mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar dan selanjutnya mereka berangkat dari Banda Aceh menuju ke Nagan Raya.

Disebutkannya, berdasarkan informasi yang ia peroleh, para WNA asal China itu juga tidak melaporkan kedatangannya ke petugas Kantor Imigrasi Kelas II B Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) sehingga pihak imigrasi juga mengaku kecolongan atas kedatangan para WNA itu.

“Kita juga tidak tahu apakah tenaga kerja ini tenaga kerja baru atau yang lama, kemudian cuti dan balik lagi, kita bertugas melakukan pemeriksaan saja,” ungkap Dedi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjual Tanaman Hias Menjamur di Polewali Mandar

Penjual Tanaman Hias Menjamur di Polewali Mandar

Regional
Kisah Guru Honorer di Samarinda, 11 Tahun Jalan Kaki Susuri Hutan Demi Mengajar

Kisah Guru Honorer di Samarinda, 11 Tahun Jalan Kaki Susuri Hutan Demi Mengajar

Regional
Dimaafkan Satgas Covid-19, Penahanan Warganet yang Ancam Polisi dan Dokter Ditangguhkan

Dimaafkan Satgas Covid-19, Penahanan Warganet yang Ancam Polisi dan Dokter Ditangguhkan

Regional
Debat Pilkada Mataram, Jaga Jarak Diabaikan, Para Pendukung Tak Pakai Masker dengan Benar

Debat Pilkada Mataram, Jaga Jarak Diabaikan, Para Pendukung Tak Pakai Masker dengan Benar

Regional
Setelah Lobi Sipir 1 Jam, Polisi Akhirnya Periksa Bandar Narkoba di Lapas Pekanbaru

Setelah Lobi Sipir 1 Jam, Polisi Akhirnya Periksa Bandar Narkoba di Lapas Pekanbaru

Regional
Libur Panjang, 113.283 Kendaraan dari Jakarta Masuk ke Puncak Bogor

Libur Panjang, 113.283 Kendaraan dari Jakarta Masuk ke Puncak Bogor

Regional
Alasan Hari Libur, Polisi Dihalangi Saat Akan Periksa Napi Bandar Sabu di Lapas Pekanbaru

Alasan Hari Libur, Polisi Dihalangi Saat Akan Periksa Napi Bandar Sabu di Lapas Pekanbaru

Regional
Malu karena Hamil di Luar Nikah, Seorang Siswi SMA Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya di Depan Panti Asuhan

Malu karena Hamil di Luar Nikah, Seorang Siswi SMA Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya di Depan Panti Asuhan

Regional
Liburan Bersama Teman-teman, Seorang Bocah Tewas Tenggelam di Sungai

Liburan Bersama Teman-teman, Seorang Bocah Tewas Tenggelam di Sungai

Regional
Diduga Gangguan Jiwa, Sutejo Angkut Jenazah Ibunya Pakai Sepeda Motor

Diduga Gangguan Jiwa, Sutejo Angkut Jenazah Ibunya Pakai Sepeda Motor

Regional
Tim Polda Riau Ditolak Saat Hendak Periksa Bandar Narkoba di Lapas Pekanbaru

Tim Polda Riau Ditolak Saat Hendak Periksa Bandar Narkoba di Lapas Pekanbaru

Regional
Fakta Pria di Boyolali Bawa Jenazah Ibunya Pakai Bronjong, Jadi Viral dan Penjelasan Polisi

Fakta Pria di Boyolali Bawa Jenazah Ibunya Pakai Bronjong, Jadi Viral dan Penjelasan Polisi

Regional
Enam Jam Api Berkobar Hanguskan Ratusan Rumah di Kotabaru Kalsel

Enam Jam Api Berkobar Hanguskan Ratusan Rumah di Kotabaru Kalsel

Regional
Positif Covid-19 DIY Capai 82 Kasus, Terbanyak dari Bantul

Positif Covid-19 DIY Capai 82 Kasus, Terbanyak dari Bantul

Regional
Bayi Baru Lahir Ditemukan di Depan Panti Asuhan, Ternyata Dibuang Ibunya yang Masih SMA

Bayi Baru Lahir Ditemukan di Depan Panti Asuhan, Ternyata Dibuang Ibunya yang Masih SMA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X