Dua Pasien Positif Covid-19 di Kaltara Sempat ke Jakarta dan Bogor

Kompas.com - 01/04/2020, 23:31 WIB
Ilustrasi virus corona di Indonesia ShutterstockIlustrasi virus corona di Indonesia

SAMARINDA, KOMPAS.com – Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kalimantan Utara (Kaltara) Agust Suwandy melaporkan, hingga Rabu (1/4/2020), sudah dua warga Kaltara positif Covid-19.

Dua warga tersebut kini sedang dirawat di RSUD Kota Tarakan dan RSUD Soemarno Sosroatmodjo di Kabupaten Bulungan.

“Pasien yang di Tarakan melakukan perjalanan ke Jakarta sementara yang di Bulungan melakukan perjalanan dari Bogor atau klaster Bogor,” ungkap Agust saat dihubungi Kompas.com, Rabu (1/4/2020).

Baca juga: Empat Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Dinyatakan Sembuh

Untuk pasien dalam pengawasan (PDP), lanjut Agust, ada sembilan orang.

Tiga pasien sedang menjalani perawatan di RSUD Tarakan, dua pasien dirawat di RSUD Nunukan dan empat pasien dirawat di RSUD Bulungan.

“Pasien yang di Tarakan dan Nunukan itu jadi peserta Ijtima Ulama di Gowa, sementara di Bulungan hasil tracing dari pasien positif klaster Bogor,” terangnya.

Sementara, untuk orang dalam pemantauan (ODP) saat ini berjumlah 314 orang. Jumlah itu tersebar di Tarakan 92 orang, di Kabupaten Malinau 95 orang, Kabupaten Nunukan 62 orang, Kabupaten Tanah Tidung 38 orang dan Kabupaten Bulungan 27 orang.

Saat ini di Kaltara hanya ada tiga rumah sakit rujukan untuk penanganan Covid-19. Itu pun, satu rumah sakit ditunjuk oleh Gubernur Kaltara yakni RSUD Nunukan.

Karena itu, untuk mengantisipasi lonjakan beberapa rumah sakit di kabupaten dan kota diminta siap siaga, yakni RSUD di Kabupaten Malinau dan di Kabupaten Tana Tidung.

Selain itu, dua rumah sakit swasta di Kota Tarakan yakni Rumah Sakit TNI AL dan Rumah Sakit Pertamedika pun, kata Agust, diminta Gubernur untuk siap siaga mem-back up jika terjadi lonjakan.

Kemudian, untuk persediaan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis tim gugus tugas baru menerima bantuan 2.000 set pada Kamis (26/3/2020).

Baca juga: Sekretaris Daerah Kota Palangkaraya Positif Corona, Wali Kota ODP

APD sudah didistribusikan 600 set ke RSUD Tarakan, 400 set ke RSUD Soemarmo Sosroatmodjo Bulungan, 300 set ke RSUD Nunukan, 150 set ke RSUD Malinau, dan 100 set ke RSUD Tana Tidung.

Sedang 450 set disimpan di gudang logistik BPBD Provinsi Kaltara di Tanjung Selor sebagai cadangan untuk mengantisipasi tambahan kebutuhan tambahan.

Di samping itu, Dinas Kesehatan Kaltara sudah menggelontorkan Rp 4,5 miliar untuk pengadaan APD, cairan disinfektan, hand sanitizer, masker dan lainnya.

Selain itu, juga ada tambahan Rp 2 miliar untuk pengadaan alat-alat kebutuhan ruang isolasi bagi rumah sakit rujukan Covid-19 di Kaltara seperti ventilator, oksigen dan lainnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Menghancurkan Secara Fisik atau Menghancurkan Program Bu Risma yang Sudah 10 Tahun Dilakukan?'

"Menghancurkan Secara Fisik atau Menghancurkan Program Bu Risma yang Sudah 10 Tahun Dilakukan?"

Regional
Tim Covid-19 Gadungan Tipu Warga Padang, Curi Ratusan Juta untuk Foya-foya

Tim Covid-19 Gadungan Tipu Warga Padang, Curi Ratusan Juta untuk Foya-foya

Regional
Janin Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Menggantung di Pintu Masjid

Janin Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Menggantung di Pintu Masjid

Regional
Mayat Perempuan di Pinggir Jalur Pantura Ternyata Tewas Dibunuh Suaminya

Mayat Perempuan di Pinggir Jalur Pantura Ternyata Tewas Dibunuh Suaminya

Regional
Tak Disiplin Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 di Boyolali Tulari 24 Warga

Tak Disiplin Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 di Boyolali Tulari 24 Warga

Regional
Aksi Demo di Sorong Ricuh, 3 Brimob dan 1 Jurnalis Terluka Terkena Lemparan Batu dan Botol

Aksi Demo di Sorong Ricuh, 3 Brimob dan 1 Jurnalis Terluka Terkena Lemparan Batu dan Botol

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

Regional
Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Regional
Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Regional
Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

Regional
Saat Zulkifli Hasan dan Putra Amien Rais Terjun ke Solo untuk Menangkan Gibran

Saat Zulkifli Hasan dan Putra Amien Rais Terjun ke Solo untuk Menangkan Gibran

Regional
3 Anak yang Hilang Secara Misterius Diduga Diculik, Polisi Bentuk Tim Gabungan

3 Anak yang Hilang Secara Misterius Diduga Diculik, Polisi Bentuk Tim Gabungan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X