Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Kompas.com - 31/03/2020, 07:00 WIB
Meski sempat ditolak warga, makam diduga pasien positif Covid-19 ditemukan di Buper Kiarapayung, Sukasari, Sumedang, Jawa Barat, Minggu (29/3/2020). Dok. RW/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHMeski sempat ditolak warga, makam diduga pasien positif Covid-19 ditemukan di Buper Kiarapayung, Sukasari, Sumedang, Jawa Barat, Minggu (29/3/2020). Dok. RW/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Wakil Bupati Sumedang H Erwan Setiawan mengatakan, jenazah yang dimakamkan di Bumi Perkemahan Kiarapayung, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, adalah seorang profesor.

Erwan menuturkan, profesor tersebut positif terjangkit virus corona atau Covid-19.

Namun, hal yang menyedihkan terjadi saat proses pemakaman.

Baca juga: Gaji Ridwan Kamil dan ASN Pemprov Jabar Akan Dipotong 4 Bulan

Jenazah almarhum sempat ditolak di mana-mana, sehingga petugas kesulitan menguburkan jenazah.

Akhirnya, Pemprov Jabar menitipkan jenazah tersebut kepada Pemkab Sumedang untuk dimakamkan.

"Mendengar bahwa jenazah sempat ditolak di mana-mana, atas dasar kemanusiaan Pak Bupati bersama Forkopimda mengizinkan permintaan dari pihak Provinsi untuk menguburkan jenazah almarhum itu di Kiarapayung," ujar Erwan kepada Kompas.com, Senin (30/3/2020) malam.

Baca juga: Seorang Warga Karawang Menyumbang Rp 1 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Menurut Erwan, lahan yang akhirnya digunakan untuk mengubur jenazah adalah lahan milik Provinsi Jabar.

Erwan mengatakan, warga seharusnya tidak perlu khawatir mengenai jenazah pasien Covid-19 yang sudah dimakamkan.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, kondisi jenazah tersebut sudah steril dari virus corona, sehingga aman untuk dimakamkan.

Menurut Erwan, Gubernur Jabar juga telah menyampaikan imbauan kepada warga di seluruh Jabar untuk menerima jenazah korban Covid-19.

"Pak Gubernur menjelaskan, jika korban Covid-19 meninggal dunia, maka virusnya sendiri akan otomatis mati. Jadi ke depan, kalau ada warga korban Covid-19, harus dimakamkan sesuai domisili korban," kata Erwan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X