Cemburu Jadi Penyebab Suami Bakar Indekos hingga 150 Rumah Terbakar, 2 Orang Tewas

Kompas.com - 30/03/2020, 16:06 WIB
Kebakaran hebat menghangsukan kawasan apdat penduduk di Ongkoloing, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau Ambon, Minggu (29/3/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYKebakaran hebat menghangsukan kawasan apdat penduduk di Ongkoloing, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau Ambon, Minggu (29/3/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Aparat Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menangkap IR (39), pria yang terlibat dalam kebakaran yang menghanguskan 150 rumah warga, kios, dan ruko di kawasan padat penduduk di Ongkoliong, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Minggu (29/3/2020).

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simpatupang mengatakan, IR ditangkap pada Senin sekitar Pukul 02.00 WIT setelah sempat melarikan diri usai kebakaran terjadi.

“IR ini sudah ditahan di Polresta Pulau Ambon dan statusnya telah menjadi tersangka setelah menjalani pemeriksaan,” kata Leo kepada Kompas.com, Senin (30/3/2020).

Baca juga: Pertengkaran Suami Istri Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Hebat di Ambon

Leo menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui sempat berkelahi dengan istrinya karena merasa cemburu.

Saat istri tersangka keluar membawa dua anaknya setelah bertengkar, tersangka mengambil lilin dan menyalakannya di atas meja sambil menaruh kain.

Saat itu tersangka dalam keadaan mabuk. Tersangka keluar dari rumah tanpa memadamkan lilin yang menyala.

Hingga akhirnya api membakar indekos tersebut hingga menjalar membakar ratusan rumah dan bangunan yang berada di sekitarnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Regional
Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Regional
Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Regional
Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Regional
Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Regional
Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Regional
Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Regional
Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Regional
Terjangkit dari Ayah, Bayi 12 Bulan di Kutai Kertanegara Positif Covid-19

Terjangkit dari Ayah, Bayi 12 Bulan di Kutai Kertanegara Positif Covid-19

Regional
AirNav: Benda Misterius di Langit Kota Solo Balon Udara

AirNav: Benda Misterius di Langit Kota Solo Balon Udara

Regional
'Tahun Ini Lebih Parah, Belum Lebaran Sudah Banjir'

"Tahun Ini Lebih Parah, Belum Lebaran Sudah Banjir"

Regional
Silaturahmi Lebaran Virtual, Ganjar Mau Lagi, Risma Sebut yang Penting Sehat

Silaturahmi Lebaran Virtual, Ganjar Mau Lagi, Risma Sebut yang Penting Sehat

Regional
Terungkap, Benda Langit Misterius yang Bikin Geger Warga Yogyakarta, Ini Faktanya

Terungkap, Benda Langit Misterius yang Bikin Geger Warga Yogyakarta, Ini Faktanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X