Sederet Kisah Perjuangan Mereka yang Berhasil Sembuh dari Covid-19..

Kompas.com - 30/03/2020, 06:10 WIB
Ilustrasi pasien terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi pasien terinfeksi virus corona

KOMPAS.com- Jumlah pasien terjangkit virus corona ( Covid-19) di Indonesia menjadi 1.285 kasus hingga Minggu (29/3/2020).

Dari jumlah tersebut, total pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 sebanyak 64 orang.

Kompas.com merangkum kisah mereka yang bangkit dan berjuang melawan virus corona hingga dinyatakan sembuh:

Baca juga: Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Ibu dua anak di Surabaya: corona bukan virus biasa

Christina, salah satu pasien positif Covid-19 asal Surabaya yang dinyatakan sembuh dan negatif coronaistimewa Christina, salah satu pasien positif Covid-19 asal Surabaya yang dinyatakan sembuh dan negatif corona
Selama dua pekan lebih, Christina, warga Surabaya, harus bergelut melawan Covid-19 yang dia derita.

Namun ibu dua anak ini tak lantas menyerah dengan keadaan.

Rasa sakit dia alami mulai dari gejala demam tinggi, sesak napas hingga hilang nafsu makan.

"Beberapa hari saya dirawat di RS Mitra Keluarga. Waktu itu napas saya sudah lemas. Dada kanan warnanya abu-abu sudah bisa sembuh karena terapi. Lalu yang kiri memburuk berbentuk embun dan menutup" kata Christina.

Lalu ia dirujuk ke RSUD dr Soetomo dan masuk ke ruang isolasi.

Christina setiap hari merasakan sakit dan hanya berteman dengan peralatan medis di ruang isolasi.

Baca juga: 5 Pesta Pernikahan yang Dibubarkan di Tengah Wabah Corona, Tamu Disemprot Disinfektan dan Bupati Turun Tangan

"Saya tahu saat dimasukkan ke ruang isolasi khusus. Dengan kondisi lemas bernapas pun sudah tidak sampai, oksigen tidak maksimal," kata dia.

Di hari-hari berat itu, motivasi dari dokter membuatnya tetap bertahan.

"Ibu harus sembuh, Ibu sehat, karena hanya Ibu yang bisa membantu diri Ibu sendiri, imun Ibu yang membentengi Ibu sendiri. Itu kata dokter pada saya. Tidak pernah sama sekali dokter dan perawat bilang pada saya tentang virus," kata dia.

Hingga akhirnya dia sembuh di hari ke-8 dan diperbolehkan bertemu suaminya.

Dia mengingatkan masyarakat agar tidak menyepelekan Covid-19 dan menuruti imbauan pemerintah.

"Ini bukan penyakit atau virus biasa. Saya sudah mengalami ini," kata dia.

Baca juga: Perjuangan Polisi Bubarkan 3 Resepsi dalam Semalam, Warga Ngotot Corona Tak Bisa Sampai ke Pegunungan

Kepala KKP Kelas I Surabaya sebut stres mempengaruhi imun

Kepala KKP Kelas I Surabaya Muhammad Budi Hidayat mengemban tugas yang tak mudah di tengah pandemi corona.

Ia harus memantau kesehatan penumpang yang tiba di bandara Internasional Juanda Surabaya.

Pada Jumat (13/2/2020), Budi mengeluh demam dan pusing.

"Sehari setelahnya saya minta tes di Rumah Sakit Airlangga Surabaya. Saat tes keluar, saya dinyatakan positif," ungkap dia.

Beruntung, anak dan istrinya negatif corona.

Baca juga: Cerita Cinta Orangtua, Rawat Anak Balitanya yang Positif Corona hingga Sembuh

Ia pun kemudian menjalani perawatan selama dua pekan di Rumah Sakit Universitas Airlangga hingga akhirnya dinyatakan sembuh.

Selama diisolasi, Budi berusaha mengalihkan rasa sakit dengan hal-hal optimisme.

"Dan yang penting lagi jangan sampai stres karena stres bisa menurunkan imunitas tubuh," kata dia.

Ia mengajak masyarakat mematuhi imbauan pemerintah untuk menjaga jarak, menghindari kerumunan dan tetap di rumah agar terhindar dari Covid-19.

Baca juga: Potret Social Distancing di Penjuru Daerah di Indonesia

Wakil Wali Kota Bandung: penyembuhan corona sangat berat

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menuturkan, perjuangan sembuh dari Covid-19 adalah jalan yang tak mudah dilalui.

Namun ia menjadi satu dari puluhan orang yang dinyatakan sembuh dari virus ini.

"Sangat berat perjuangan melawan corona Covid-19. Tetapi berkat seluruh doa, Alhamdulillah saya bisa melewati proses yang sangat berat ini," kata dia.

Ia bercerita, selama diisolasi semua SOP harus ditaati.

"Pastikan jangan ada yang terlewat. Tetap upayakan bisa makan dan minum, serta minum seluruh obat yang diberikan selama isolasi," ungkap dia.

Baca juga: Pelajar Tawuran di Tengah Wabah Corona, Celurit dan Gir Disita Polisi

Yana berharap masyarakat patuh untuk diam di rumahnya masing-masing agar penyebaran corona tak meluas.

"Tetap diam di rumah, jaga kesehatan, jaga kebersihan terutama tangan kita. Insya Allah kita bisa melewati pandemi ini dengan selamat," pungkasnya.

Yana sendiri merupakan satu dari tiga tokoh pemimpin di Jawa Barat yang terinfeksi virus corona.

Selain Yana, ada Wali Kota Bogor Bima Arya dan Bupati Karawang Cellica Nurrachdiana.

Kini, Yana dinyatakan telah sembuh dari corona.

Baca juga: Sederet Fakta Bupati Karawang Cellica Nurrachdiana Positif Corona

 

IlustrasiThinkstockphotos.com Ilustrasi
Orangtua kisahkan perjuangan anak balitanya sembuh dari Covid-19

Di Yogyakarta, seorang balita dinyatakan positif Covid-19 setelah bepergian dari Depok, Jawa Barat.

Keluarga itu melakukan perjalanan ke Depok tanggal 27 Februari 2020 menggunakan transportasi kereta api.

Mereka sempat mengunjungi beberapa tempat dan kembali ke Yogyakarta pada Selasa, 3 Maret 2020.

Sepulang dari Depok, anaknya yang berusia 3 tahun 8 bulan mengalami demam hingga 40 derajat Celcius.

Dokter meresepkan obat demam biasa, namun suhu tubuh sang anak tak kunjung turun.

Mereka kemudian dirujuk ke Rumah Sakit dr Sardjito (RSS) Yogyakarta untuk menjalani pemeriksaan.

Baca juga: Fakta Jenazah PDP Corona Dipulangkan Keluarga, Pakai Mobil Pribadi, Nekat Bongkar Plastik hingga Dicium

Setelah diambil sampel lendir tenggorokannya, balita itu dinyatakan positif Covid-19.

Keluarga tersebut melalui hari-hari yang tak mudah di ruang isolasi.

Meski ayah dan ibunya dinyatakan negatif Covid-19, mereka tetap setia menunggui dan merawat anaknya.

Tak hanya panas badan, sang anak mengalami batuk-batuk tiada henti, kecuali saat tidur.

Cinta, doa dan kasih sayang orangtua balita merawat anaknya akhirnya berbuah manis.

Anak balita tersebut dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan ketiganya diperbolehkan pulang, Kamis (19/3/2020).

Sumber : Kompas.com (Penulis : Ghinan Salman, Putra Prima Perdana, Achmad Faizal, Wijaya Kusuma | Editor : Farid Assifa, Khairina, Dheri Agriesta, Robertus Belarminus)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Regional
Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya' | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

[POPULER NUSANTARA] "Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya" | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

Regional
Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Regional
Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Regional
4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

Regional
Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Regional
Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di 'Backhoe' Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di "Backhoe" Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Regional
Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Regional
6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

Regional
Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Regional
Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Regional
3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X