Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Kompas.com - 29/03/2020, 20:41 WIB
Bupati Garut Rudy Gunawam saat diwawqncara wartawan di Comand Centre Pemkab Garut, minggu (29/03/2020) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGBupati Garut Rudy Gunawam saat diwawqncara wartawan di Comand Centre Pemkab Garut, minggu (29/03/2020)

GARUT, KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten Garut akan memberikan uang untuk biaya hidup seluruh Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Garut sebesar Rp 50.000 per hari.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengungkapkan, hal itu dilakukan karena pemerintah sulit meminta para ODP melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Bagi ODP yang tidak punya duit, tetap diam di rumah, nanti disantuni. Kami memberikan santunan sesuai dengan Jadup (jatah hidup) Rp 50 ribu per hari, asal bisa diam di rumah,” kata Rudy kepada wartawan di Command Centre, Minggu (29/3/2020) malam.

Baca juga: RSU Garut Rawat 4 PDP Corona Baru, ODP Terus Bertambah

Rudy menuturkan, pemerintah telah meminta mereka yang berstatus ODP untuk tinggal di rumah melakukan karantina sendiri.

Jika nantinya di rumah ada masalah-masalah sosial, pemerintah daerah telah menyiapkan bantuan yang akan disalurkan melalui desa.

Bantuan ini, menurut Rudy akan dibiayai dari APBD Garut.

Pemkab Garut telah mengalokasikan anggaran Rp 50 miliar yang merupakan pergeseran anggaran untuk penanganan Covid-19.

Baca juga: Cegah Covid-19, Pemkab Garut Akan Produksi Massal Bilik Disinfeksi

Sementara, bagi mereka pekerja buruh harian yang terdampak, Pemkab Garut juga telah memikirkan hal tersebut.

Namun, mengingat pemerintah pusat dan provinsi juga telah menyiapkan programnya, Pemkab Garut akan menunggu kebijakan pemerintah pusat dan provinsi.

“Kita lihat dulu program dari pusat dan provinsi, karena pusat juga punya program ini,” jelas Rudy. 

Pada Jumat (27/3/2020), ODP di Garut berjumlah 424 orang.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Orang Bawa Senjata Tajam, Ambil Paksa Jenazah PDP, Rumah Sakit: Apa Mau Diperbuat?

Ratusan Orang Bawa Senjata Tajam, Ambil Paksa Jenazah PDP, Rumah Sakit: Apa Mau Diperbuat?

Regional
Viral Video Keluarga Ambil Paksa Jenazah PDP dari RS, Datang 100 Orang dan Bawa Senjata Tajam

Viral Video Keluarga Ambil Paksa Jenazah PDP dari RS, Datang 100 Orang dan Bawa Senjata Tajam

Regional
Wali Kota Pontianak: Hampir 50 Persen Pasien Corona Sudah Sembuh

Wali Kota Pontianak: Hampir 50 Persen Pasien Corona Sudah Sembuh

Regional
Gubernur Kalbar Pastikan Masjid Raya Mujahidin Siap Gelar Shalat Jumat

Gubernur Kalbar Pastikan Masjid Raya Mujahidin Siap Gelar Shalat Jumat

Regional
Wakil Wali Kota Surabaya Dikabarkan Berstatus ODP, Gugus Tugas Tracing dan Tes Swab

Wakil Wali Kota Surabaya Dikabarkan Berstatus ODP, Gugus Tugas Tracing dan Tes Swab

Regional
La Nyalla Bakal Lapor Jokowi soal Konflik Bupati dengan DPRD Jember

La Nyalla Bakal Lapor Jokowi soal Konflik Bupati dengan DPRD Jember

Regional
Rumah Ibadah Dibuka 5 Juni, Walkot Balikpapan Keluarkan Edaran Panduan Beribadah

Rumah Ibadah Dibuka 5 Juni, Walkot Balikpapan Keluarkan Edaran Panduan Beribadah

Regional
20 Tenaga Medis RS Unair Surabaya yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

20 Tenaga Medis RS Unair Surabaya yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Regional
Misteri Hilangnya Speedboat di Laut Maluku, Angkut Pemain Bola, Pesawat TNI AU Dikerahkan Sisir Lautan

Misteri Hilangnya Speedboat di Laut Maluku, Angkut Pemain Bola, Pesawat TNI AU Dikerahkan Sisir Lautan

Regional
Jelang New Normal Batam, Perusahaan yang Langgar Protokol Kesehatan Akan Didenda

Jelang New Normal Batam, Perusahaan yang Langgar Protokol Kesehatan Akan Didenda

Regional
Gempa Aceh 4,8 Magnitudo Kamis Pagi, BMKG Waspada Potensi Gempa Susulan

Gempa Aceh 4,8 Magnitudo Kamis Pagi, BMKG Waspada Potensi Gempa Susulan

Regional
Pemkot Banjarmasin Mulai Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan, Ada Sanksi Fisik untuk Pelanggar

Pemkot Banjarmasin Mulai Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan, Ada Sanksi Fisik untuk Pelanggar

Regional
Jenazah PDP Diambil Paksa Keluarga dari RS Dadi Makassar

Jenazah PDP Diambil Paksa Keluarga dari RS Dadi Makassar

Regional
Alasan 5 Warga Banyuwangi Naik Sampan Nelayan ke Bali, Polisi: Tidak Mampu Bayar Rapid Test

Alasan 5 Warga Banyuwangi Naik Sampan Nelayan ke Bali, Polisi: Tidak Mampu Bayar Rapid Test

Regional
Panik, Alasan Dua Warga di Bali Kabur Saat Tahu Hasil Rapid Test Reaktif

Panik, Alasan Dua Warga di Bali Kabur Saat Tahu Hasil Rapid Test Reaktif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X