RSUD Leuwiliang Bogor Bantah Viralkan Data Pribadi Warga Berstatus ODP

Kompas.com - 25/03/2020, 13:14 WIB
Ilustrasi rumah sakit SHUTTERSTOCKIlustrasi rumah sakit

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang Kabupaten Bogor membantah soal dokumen yang tersebar dengan keterangan pasien suspect corona atau Covid-19 terhadap seorang warga berinisial ZA di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Direktur Utama RSUD Leuwiliang drg Hesti Iswandari mengatakan bahwa pihaknya sama sekali tidak pernah menyebarkan data pribadi pasien, apalagi sampai memviralkan dokumen rumah sakit.

Hesti juga menegaskan bahwa rumah sakit tidak pernah mendiagnosis ZA sebagai seorang yang terjangkit virus corona.

"Saya tidak pernah mengeluarkan diagnosa suspect Corona, enggak ada sama sekali," kata Hesti kepada Kompas.com lewat sambungan telepon, Selasa (24/3/2020).

Jika merujuk pada potongan dokumen tersebut, lanjut Hesti, nomor urut pasien tidak sesuai.

Baca juga: Data Pribadi Tersebar, ODP Asal Bogor Ini Mendapat Stigma Masyarakat

Ia pun menyebut, artinya data tersebut harus dipertanyakan keaslian dan sumbernya berasal dari mana.

"Itukan no 20 ya di kertas tapi saya buka di sini yang bersangkutan (ZA) nomornya bukan begitu, memang pasien kita, tapi nomornya beda. Artinya itu data dari siapa dan dari manakan bisa dipertanyakan," ungkapnya.

Sampai saat ini pihak rumah sakit juga telah melakukan tracing terhadap para tenaga medis perihal dokumen yang tersebar itu.

Ia mengaku, pengaduan dari warga berinisial ZA terkait pelayanan yang tidak sesuai itu akan ditindaklanjuti.

"Makanya sekarang saya tetap masih tracing nih bagaimana awal mulanya (tersebar), mulai dari IGD saya tanya siapa yang menyebarkan seperti itu artinya kita kan juga berupaya," terangnya.

Baca juga: Bupati Bogor Tak Rela Stadion Pakansari Jadi Lokasi Tes Massal Covid-19 dan Tawarkan Solusi Lain

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X