Fakta Pasien Positif Corona Ketiga di Batam, Sempat Divonis DBD dan Kontak Langsung dengan 60 Orang

Kompas.com - 23/03/2020, 15:16 WIB
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Pasien positif corona ketiga di Batam meninggal dunia pada Minggu (22/3/2020). Hasil lab pasien keluar pada Kamis (19/3/2020).

Dari hasil tracing, diketahui pasien berangkat dari Batam pada 21 Februari 2020. Ia kemudian melakukan perjalanan ke Jakarta, Bogor, dan Yogyakarta.

Di Bogor, pasien sempat menghadiri seminar Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) di Bogor.

Pasien kembali ke Batam pada 4 Maret 2020.

Baca juga: Pasien Positif Corona di Batam Meninggal, Punya Riwayat Pergi ke Jakarta, Bogor, dan Yogyakarta

Sehari setelahnya, 5 Maret 2020, pasien mengeluh demam dan batuk berdahak. Ia lalu memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan primer di dekat rumahnya.

Kondisinya membaik. Pada 7 Maret 2020 tidak ada lagi keluhan dari pasien.

Namun pada 10 Maret 2020, pasien kembali memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan yang sama.

Pasien kemudian dirujuk dan dirawat di rumah sakit lalu diizinkan pulang pada 13 Maret 2020.

Baca juga: Tenaga Medis yang Pulang dari Batam Meninggal Dunia di Palembang

Satu hari setelah pulang, pasien kembali mendatangi rumah sakit. Ia dirawat karena mengeluh batuk berdahak, sesak napas, mual, dan muntah.

Pasien diduga menderita pneumonia setelah rontgen dan uji laboratorium.

"Selanjutnya dokter pemeriksa melakukan proses rujukan ke rumah sakit rujukan RSUD Embung Fatimah untuk penanganan lebih lanjut, mengingat yang bersangkutan sudah termasuk dalam kategori PDP Covid-19," kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam Didi Sumarjadi melalui pesan singkat, Minggu (22/3/2020).

Baca juga: Meninggal di Batam, Ini Kronologi Perjalanan Pasien Positif Corona yang Hadiri Acara GPIB

Dokter kemudian merujuk pasien ke RSUD Embung Fatimah. Ia dirawat di rumah sakit rujukan tersebut sejak Senin (16/3/2020).

Didi mengatakan, pasien positif corona sempat divonis Demam Berdarah Dengue (DBD).

Ia meninggal pada Kamis (19/3/2020) atau kurang dari sebulan setelah pulang dari perjalanan ke Bogor.

Baca juga: Jenazah Pasien Ke-3 Positif Corona di Batam yang Hadiri Acara GPIB Dimakamkan, Dibalut Pembungkus

Kontak dengan 60 orang

Ilustrasi virus corona, SARS-CoV-2, Covid-19Shutterstock Ilustrasi virus corona, SARS-CoV-2, Covid-19
Dinas Kesehatan Kota Batam mencatat bahwa pasien ketiga kontak dekat dengan 60 orang.

Saat ini ada 60 orang tersebut telah dikarantina dan sampel cairan tenggorokan mereka telah diambil.

Dari tracing yang dilakukan, Dinas Kesehatan telah mengecek sejumlah tempat yang didatangi pasien tersebut.

Lokasi yang didatangi antara lain pesawat yang ditumpangi pasien dari Jakarta, kediaman pasien, mobil yang ditumpangi pasien dari bandara, puskesmas yang didatangi pasien, dan rumah sakit swasta yang dikunjungi sebelum dirujuk ke RSUD Embung Fatimah

Baca juga: Pasien Positif Corona yang Hadiri Acara GPIB Meninggal di Batam

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan pasien ketiga yang meninggal dunia terinfeksi pada cluster Bogor.

Pasien ketiga ini sempat melakukan kontak dengan seseorang yang juga mengikuti seminar gereja GPIB di Bogor tersebut, yang belakangan juga dilaporkan telah meninggal.

“Proses pemakamannya telah dilakukan malam tadi,” kata Didi.

Dari informasi yang didapatkan Kompas.com di lapangan, pasien ketiga yang meninggal adalah seorang pendeta perempuan.

Baca juga: Wali Kota Batam Imbau Resepsi Pernikahan Ditunda dan Akan Sisir Warga dengan Gejala Corona

Ucapan belasungkawa terus berdatangan melalui jejaring sosial. Salah satunya dari dari Gereja GPIB Paulus Jakarta.

Berikut ucapan yang diunggah akun GPIB Paulus Jakarta.

"Turut berdukacita atas meninggalnya Pdt. Sintiche Pattinaja-Dethan, M.Th. pada hari ini Minggu, 22 Maret 2020. Almarhumah adalah Ketua Majelis Jemaat GPIB Bahtera Hayat Batam."

"Tuhan senantiasa memberikan penghiburan dan kekuatan bagi keluarga dan persekutuan jemaat yang berduka."

SUMBER: KOMPAS.com (penulis: Hadi Maulana | Editor: Dheri Agriesta, Aprillia Ika)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PN Surabaya Minta PT Antam Bayar 1,1 Ton Emas kepada Budi Said, Begini Duduk Perkaranya

PN Surabaya Minta PT Antam Bayar 1,1 Ton Emas kepada Budi Said, Begini Duduk Perkaranya

Regional
1.598 Warga Semarang Kedapatan Langgar Aturan PPKM, 115 Unit Usaha Disegel

1.598 Warga Semarang Kedapatan Langgar Aturan PPKM, 115 Unit Usaha Disegel

Regional
Prostitusi Online Berkedok Spa di Bandung, Pelaku Beralasan Terdampak Pandemi

Prostitusi Online Berkedok Spa di Bandung, Pelaku Beralasan Terdampak Pandemi

Regional
Masuk Zona Merah Covid-19, Bupati Ponorogo Segera Terapkan PPKM

Masuk Zona Merah Covid-19, Bupati Ponorogo Segera Terapkan PPKM

Regional
Kata Bupati Pati soal Fotonya Tak Kenakan Masker di Acara Pernikahan Viral

Kata Bupati Pati soal Fotonya Tak Kenakan Masker di Acara Pernikahan Viral

Regional
Pria yang Buat Status Facebook soal Tabrak Lari Flyover Manahan Minta Maaf

Pria yang Buat Status Facebook soal Tabrak Lari Flyover Manahan Minta Maaf

Regional
Anak Perempuan yang Tewas Terbungkus di Subang Mengenakan Baju Worms Zone

Anak Perempuan yang Tewas Terbungkus di Subang Mengenakan Baju Worms Zone

Regional
Ada ASN yang Positif Covid-19, Pemkab Bangkalan Tutup 11 Kantor OPD

Ada ASN yang Positif Covid-19, Pemkab Bangkalan Tutup 11 Kantor OPD

Regional
Hujan Es dan Puting Beliung Terjadi di Kabupaten Cianjur

Hujan Es dan Puting Beliung Terjadi di Kabupaten Cianjur

Regional
Iming-iming Paket Internet, Pria Ini Cabuli Anak Tetangganya yang Berusia 8 Tahun

Iming-iming Paket Internet, Pria Ini Cabuli Anak Tetangganya yang Berusia 8 Tahun

Regional
Pengungsi Korban Gempa Sulbar Mulai Berdatangan ke Makassar

Pengungsi Korban Gempa Sulbar Mulai Berdatangan ke Makassar

Regional
Kronologi Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warung, Pemilik Tertimpa Etalase

Kronologi Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warung, Pemilik Tertimpa Etalase

Regional
Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 3 Warga Ditetapkan sebagai Tersangka

Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 3 Warga Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Regional
4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X