Anggota DPRD Dilaporkan Maki dan Ancam Pastor, Polisi Periksa 4 Saksi

Kompas.com - 23/03/2020, 09:30 WIB
Ilustrasi Polisi Thinkstock/Antoni HalimIlustrasi Polisi

KUPANG, KOMPAS.com - Polres Timor Tengah Selatan (TTS) mendalami kasus anggota DPRD berinisial HB yang memaki dan mengancam Romo Yeremias Yohanes Watimena, pastor pembantu Paroki Santa Theresia Kanak-Kanak Yesus Panite yang bertugas di Stasi Noemuke.

Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Jamari mengatakan, polisi langsung bergerak setelah menerima laporan sang pastor pada Sabtu (21/3/2020).

"Sudah empat orang saksi yang periksa, termasuk saksi korban Romo Yeremias Yohanes Watimena alias Romo Jhon," kata Jamari kepada Kompas.com, Minggu (22/3/2020) malam.

Baca juga: Firasat Warga Sebelum Bukit 200 Meter Longsor di Cianjur, Was-was Saat Hujan Lebat hingga Ada Suara Dorokdok

Polisi masih menjadwalkan pemeriksaan anggota DPRD TTS berinisial HB tersebut.

"Untuk pemeriksaan terhadap terlapor HB, akan kita jadwalkan secepatnya," ujar Jamari.

Jamari berjanji mengusut kasus itu hingga tuntas.

Sebelumnya diberitakan, tak terima dimaki dan diancam akan dipukuli, Romo Yeremias Yohanes Watimena melaporkan seorang anggota DPRD setempat ke polisi.

Pria yang akrab disapa Romo Jhon itu melaporkan Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kabupaten TTS berinisial HB, di Polres TTS, Sabtu (21/3/2020) siang.

Romo Jhon mengaku dimaki dan diancam akan dipukul oleh HB.

Selain itu, Romo Jhon mengaku dihina di depan sejumlah warga dari agama lain yang saat itu berada di lokasi kejadian.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X