Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Wali Kota Semarang Ajak Masyarakat Bersihkan Rumah Secara Serentak

Kompas.com - 21/03/2020, 07:09 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan penyemprotan disinfektan massal di area publik dan jalan protokol, Jumat (20/3/2020). DOK. Humas Pemerintah Kota SemarangPemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan penyemprotan disinfektan massal di area publik dan jalan protokol, Jumat (20/3/2020).

KOMPAS.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau yang biasa disapa Hendi, mengimbau masyarakat secara serentak membersihkan rumah masing-masing pada Sabtu(21/3/2020).

Hendi sendiri mengutarakan imbauan itu melalui unggahan video pada akun Instagramnya. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran virus corona.

“Upaya pencegahannya harus masif, tidak bisa dari sisi pemerintah saja. Unit lain seperti perhotelan dan ritel juga swadaya melakukan pembersihan menyeluruh,” kata Hendi, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Kegiatan membersihkan rumah secara serentak sekaligus menggantikan kegiatan kerja bakti masyarakat yang biasanya rutin dilakukan.

Baca juga: Tanggulangi Virus Corona, PMI Giat Edukasikan Hidup Bersih

“Sementara ini masyarakat tidak perlu kerja bakti untuk mengurangi kegiatan kerumunan,” kata Hendi.

Hendi mengatakan, dengan begitu, masyarakat dan pemerintah telah berpartisipasi mencegah penyebaran Corona.

“Menjaga rumah dan lingkungan tetap bersih, menjaga diri tetap sehat, segera memeriksakan diri bila sakit, itu juga bentuk partisipasi,” kata Hendi.

Penyemprotan disinfektan

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan penyemprotan disinfektan massal di area publik dan jalan protokol, Jumat (20/3/2020).

Pada penyemprotan disinfektan massal, sepuluh truk tangki bergerak menyisir jalanan Kota Semarang.

Dua mobil tangki dikerahkan di area Jalan Imam Bonjol, Pandanaran, Menteri Supeno, dan Kyai Saleh, dan dua mobil tangki lagi di area Jalan Gajahmada dan arah Johar.

Kemudian, tiga tangki Dinas Pekerjaan Umum (DPU) di area Ahmad Dahlan, Ki Mangunsarkoro, MT. Thamrin, Siranda dan Sriwijaya,

Lalu tiga mobil tangki Dinas Permukiman di area Jalan Brigjen Katamso, Jalan Veteran, Jalan Pahlawan, dan Jalan Pattimura.

Baca juga: Ancaman Virus Covid-19, Ini Strategi Pemkot Semarang

Atas upaya bersama yang tak henti dilakukan, Hendi mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemkot Semarang, TNI, Polri, relawan Palang Merah Indonesia (PMI), serta relawan lainnya yang turut serta dalam aksi.

Pada kesempatan tersebut, Hendi juga sempat meminta aparat untuk menindak oknum-oknum yang menebar berita bohong sehingga menimbulkan kekhawatiran masyarakat.

Insyaallah Semarang kuat menghadapi ini bersama sedulur-sedulur sekalian,” kata Hendi.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Regional
Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Regional
Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Regional
1.932 kendaraan Diputar Balik Selama PSBB Parsial di Cianjur

1.932 kendaraan Diputar Balik Selama PSBB Parsial di Cianjur

Regional
Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Regional
'Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari'

"Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari"

Regional
Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Regional
Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Regional
Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Regional
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya