Perayaan Puncak Hari Anak Nasional di Padang Dijadwalkan Juli 2020

Kompas.com - 20/03/2020, 14:59 WIB
Kepala Dinas PPPA Sumbar Besri Rahmad melakukan rapat telekonferensi dengan Menteri PPPA Bintang Puspayoga, Jumat (20/3/2020) KOMPAS.COM/PERDANA PUTRAKepala Dinas PPPA Sumbar Besri Rahmad melakukan rapat telekonferensi dengan Menteri PPPA Bintang Puspayoga, Jumat (20/3/2020)

PADANG, KOMPAS.com - Pelaksanaan puncak perayaan Hari Anak Nasional 2020, pada 11 Juli 2020 di Padang, Sumatera Barat, hingga saat ini belum ada keputusan pembatalan atau  penundaan.

Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) Sumbar telah melakukan rapat telekonferensi dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga terkait hal itu.

"Kita sudah rapat telekonferensi dengan Bu Menteri tadi. Kata Bu Menteri pelaksanaan puncak Hari Anak Nasional masih menyesuaikan," kata Kepala Dinas PPPA Sumbar Besri Rahmad kepada Kompas.com, Jumat (20/3/2020).

Baca juga: Merasa Sesak, Bupati Karawang Hentikan Pidato dan Diganti Wakilnya

Besri mengatakan, saat ini persiapan pelaksanaan puncak Hari Anak Nasional 2020 masih terus dilakukan.

Bahkan, pihaknya siap melaksanakan kegiatan yang direncanakan akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo itu.

"Kita siap laksanakan. Persiapan sudah kita kerjakan," kata Besri.

Baca juga: Pasien PDP di RSUD Soekardjo Tasikmalaya Malah Jadi Tontonan Warga

Puncak peringatan Hari Anak Nasional 2020 itu dirangkaikan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) sehingga kegiatan tersebut diperkirakan akan lebih meriah.

Meski demikian, dalam telekonferensi itu, menurut Besri, Menteri PPPA Bintang Puspayoga juga mengimbau kepada seluruh Dinas PPPA di Indonesia agar terus mensosialisasikan bahaya virus corona, terutama kepada anak dan perempuan.

"Untuk anak diimbau agar memanfaatkan waktu di rumah untuk belajar dan tidak keluyuran ke tempat keramaian," kata Besri.

Sementara untuk perempuan yang bekerja, diminta mengutamakan keselamatan agar terhindar dari virus corona.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Regional
Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Regional
Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Regional
Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Regional
Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X