Bagikan Berita Hoaks Corona, ABK Kapal Calvin 1 Ditangkap Polisi

Kompas.com - 18/03/2020, 21:44 WIB
Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri mengamankan salah satu anak buah kapal (ABK) Kapal Calvin 1 inisial H. H diamankan karena telah menyebarkan informasi bohon terkait penyebaran virus corona di Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (17/3/2020) KOMPAS.COM/HADI MAULANAJajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri mengamankan salah satu anak buah kapal (ABK) Kapal Calvin 1 inisial H. H diamankan karena telah menyebarkan informasi bohon terkait penyebaran virus corona di Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (17/3/2020)

BATAM, KOMPAS.com - Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri mengamankan salah satu anak buah kapal ( ABK) Kapal Calvin 1 inisial H.

H diamankan karena telah menyebarkan informasi bohong terkait penyebaran virus corona di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Kepri, Kompol l Putu Bayu Pati mengatakan pelaku merupakan penyebaran berita bohong (hoaks) di media sosial miliknya sendiri, seperti di grup-grup WhatsApp, Facebook dan juga YouTube miliknya.

Tim Patroli Siber Polda Kepri berhasil menganalisa akun Facebook H. Di akunnya, H telah membagikan link konten YouTube yang mengatakan bahwa Nakhoda CMA CGM Virginia terinfeksi virus corona.

Berita bohong tersebut dibagikan di group Facebook Info Loker Pelaut, dari sana penyidik selanjutnya mengkonfirmasikan ke Kemenkominfo bahwa postingan tersebut tidak benar.

"Menindaklanjuti fakta yang terjadi, tim Subdit V Dittipidsiber Ditreskrimsus Polda Kepri langsung bergerak dan akhirnya berhasil mebgamankan H," kata Putu di Mapolda Kepri, Selasa (18/3/2020) siang kemarin.

Baca juga: Belajar dari Pasien Covid-19 yang Sembuh, Ini Ajakan Wagub NTT Tanggapi Hoaks Corona

Dilakukan untuk cari perhatian

Putu mengatakan dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku hal ini dilakukannya hanya untuk mencari perhatian teman-teman seprofesinya.

Pelaku memang sudah meminta maaf dan mengakui kesalahannya. Permintaan maafnya juga dimuat di media sosial miliknya dalam bentuk video.

"H menyesal dan memohon maaf kepada masyarakay atas unggahan vidio hoax yang diuploadnya. Ia juga tidak tahu kalau video tersebut juga hoaks," kataPutu.

Putu menjelaskan bahwa video yang disebarkan pelaku merupakan video pekerja kapal yang melakukan disinfektan guna menangkal penyebaran Covid-19.

Dan video tersebut berada di daerah pelabuhan yang ada di Jakarta, bukan di Kepulauan Riau.

Baca juga: Polri: Penyebar Hoaks Corona Bisa Kena UU ITE, Terancam 6 Tahun Penjara

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Karyawan PDAM Ditemukan Tewas, Kondisinya Sudah Membusuk

Karyawan PDAM Ditemukan Tewas, Kondisinya Sudah Membusuk

Regional
2 Pria yang Videonya Viral Jambret Uang Pengemis Tua Ditangkap, 1 Masih Buron

2 Pria yang Videonya Viral Jambret Uang Pengemis Tua Ditangkap, 1 Masih Buron

Regional
Sejumlah Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kota Malang Penuh

Sejumlah Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kota Malang Penuh

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 30 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 30 November 2020

Regional
Nekat Mudik ke Solo Saat Libur Panjang, Siap-siap Dikarantina 14 Hari di Benteng Vastenburg

Nekat Mudik ke Solo Saat Libur Panjang, Siap-siap Dikarantina 14 Hari di Benteng Vastenburg

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 November 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 November 2020

Regional
Sempat Ditangkap, 2 Pelaku Money Politics Diduga Kabur ke Malaysia

Sempat Ditangkap, 2 Pelaku Money Politics Diduga Kabur ke Malaysia

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 November 2020

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Pemkab Lembata Tetapkan Status Darurat Bencana

Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Pemkab Lembata Tetapkan Status Darurat Bencana

Regional
Kasus Pembakaran Resto Legian, Polisi Cocokkan Wajah 5 Terduga Pelaku

Kasus Pembakaran Resto Legian, Polisi Cocokkan Wajah 5 Terduga Pelaku

Regional
Berita Terbaru Kasus Dugaan Penganiayaan Ojek Online oleh Bahar Bin Smith

Berita Terbaru Kasus Dugaan Penganiayaan Ojek Online oleh Bahar Bin Smith

Regional
Pemerintah Desa Blokade 5 Rumah Pasien Positif Covid-19 Pakai Bambu, Ini Penjelasan Kades

Pemerintah Desa Blokade 5 Rumah Pasien Positif Covid-19 Pakai Bambu, Ini Penjelasan Kades

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 November 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 November 2020

Regional
Angka 'Stunting' di Sumedang Naik 3,28 Persen Akibat PSBB

Angka "Stunting" di Sumedang Naik 3,28 Persen Akibat PSBB

Regional
Video Viral 2 Pria Jambret Uang Pengemis Tua, Korban: Saya Siapkan untuk Beli Kain Putih

Video Viral 2 Pria Jambret Uang Pengemis Tua, Korban: Saya Siapkan untuk Beli Kain Putih

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X