Rumah Singgah di Bandung Produksi Hand Sanitizer, Begini Kisahnya

Kompas.com - 18/03/2020, 08:44 WIB
Proses pembuatan hand sanitizer home made di Rumah Singgah Pasien  IZI YBM PLN Jabar. Dok RSP YBM PLN JABARProses pembuatan hand sanitizer home made di Rumah Singgah Pasien IZI YBM PLN Jabar.


BANDUNG, KOMPAS.com - Tinggi dan langkanya cairan pembersih tangan atau hand sanitizer tak membuat penghuni Rumah Singgah Pasien (RSP) IZI YBM PLN Jawa Barat kehilangan akal.

Untuk memenuhi kebutuhan pasien, penunggu pasien, dan pengurus rumah singgah, mereka membuat hand sanitizer sendiri.

“Awalnya ada penyuluhan cara pemakaian dan cuci tangan yang benar. Lalu ada pasien usul bagaimana jika pasien dan pendamping diberikan hand sanitizer untuk pencegahan virus corona,” ujar Koordinator RSP Yulia Yenosari saat dihubungi Kompas.com, Selasa (17/3/2020).

Baca juga: Begini Peta Sebaran Covid-19 di Jawa Barat

Mendengar usul itu, Yulia dan pengurus RSP memutar otak.

Dana RSP terbatas untuk membeli kebutuhan.

Sedangkan, pembelian hand sanitizer membutuhkan biaya besar.

Apalagi, saat virus corona bermunculan, harga hand sanitizer melambung dan sulit didapat.

Akhirnya, RSP memutuskan untuk membuat sendiri hand sanitizer ala home made.

Setelah mencari informasi di internet dan mempelajari cara pembuatan, RSP mulai mencoba membuat sendiri cairan pembersih tangan berbahan dasar alkohol tersebut.

Rupanya, sejumlah pasien dan penunggu RSP tertarik untuk membantu. Mereka pun membuat 30 botol hand sanitizer ukuran 60 mililiter.

“Mereka sangat antusias. Bahkan ada keluarga pasien dari Lampung yang semangat membuat di kampungnya. Dia tanya, kalau pakai lidah buaya bisa tidak, karena rumahnya jauh di kampung,” tutur Yulia.

Baca juga: Mengapa Jaga Jarak Penting untuk Cegah Penyebaran Corona?

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Hafal Pancasila, Pria yang Tak Pakai Masker Ini Pilih Baca Al Fatihah

Tidak Hafal Pancasila, Pria yang Tak Pakai Masker Ini Pilih Baca Al Fatihah

Regional
Klaster Lembaga Munzalan Pontianak Bermula dari Anggota Pulang dari Aceh

Klaster Lembaga Munzalan Pontianak Bermula dari Anggota Pulang dari Aceh

Regional
Kantor Pemerintahan Provinsi Banten Akan Dijadikan Tempat Isolasi

Kantor Pemerintahan Provinsi Banten Akan Dijadikan Tempat Isolasi

Regional
Sidang 16 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga Makassar Ditunda

Sidang 16 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga Makassar Ditunda

Regional
36 Santri di Lamongan Positif Covid-19, Ponpes Ditutup

36 Santri di Lamongan Positif Covid-19, Ponpes Ditutup

Regional
Dalam 18 Hari, 25 Pasien Covid-19 di Papua Meninggal, Ini Penjelasannya

Dalam 18 Hari, 25 Pasien Covid-19 di Papua Meninggal, Ini Penjelasannya

Regional
Viral, Video Bendera Merah Putih dan Sikat WC, Dibakar hingga Dimasak

Viral, Video Bendera Merah Putih dan Sikat WC, Dibakar hingga Dimasak

Regional
Caleg Gagal Cabuli Korban Prostitusi Saat Dititipkan di Rumah Aman

Caleg Gagal Cabuli Korban Prostitusi Saat Dititipkan di Rumah Aman

Regional
Empat Peserta Reaktif Covid-19 Ikuti Ujian SKB CPNS di Ruangan Khusus

Empat Peserta Reaktif Covid-19 Ikuti Ujian SKB CPNS di Ruangan Khusus

Regional
Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Regional
Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Regional
Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2020

Regional
Bos PO Pelangi Diduga Terlibat Sindikat Narkoba, Modifikasi Bus Simpan Sabu 13 Kilogram

Bos PO Pelangi Diduga Terlibat Sindikat Narkoba, Modifikasi Bus Simpan Sabu 13 Kilogram

Regional
93 Pasien Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

93 Pasien Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X