KILAS DAERAH

Pemda Luwu Utara Lanjutkan Alokasi Dana untuk Program Bedah Rumah

Kompas.com - 16/03/2020, 14:21 WIB
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, saat memberikan sambutan di acara Sosialisasi Program Bantuan Stimulan Rumah Tidak Layak Huni, Sabtu (14/3/2020), di Desa Pararra, Kecamatan Sabbang. Luwu Utara. DOK. Humas Pemkab Luwu UtaraBupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, saat memberikan sambutan di acara Sosialisasi Program Bantuan Stimulan Rumah Tidak Layak Huni, Sabtu (14/3/2020), di Desa Pararra, Kecamatan Sabbang. Luwu Utara.

KOMPAS.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara akan lanjut mengalokasikan dana untuk program bedah rumah di Desa Pararra, Kecamatan Sabbang.

Program bedah rumah di Desa Pararra merupakan yang ke-3 kali digelar melalui dana desa oleh pemerintah desa.

Sumber anggaran program bedah rumah itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDES), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Bantuan dari Pemda Luwu Utara pun disyukuri Kepala Desa Pararra Nirwan. Menurut dia, sejak 2018-2019, sudah ada 68 rumah tidak layak huni (rutilahu) yang dibedah.

Baca juga: Cegah Penyebaran Virus Corona, Bupati Luwu Utara Tunda Kemah Bakti Saka Kencana

“Dan tahun ini, kembali dianggarkan untuk 55 unit,” ujar dia dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Senin (16/3/2020).

Pemda Luwu Utara sendiri sangat mendukung program. Apalagi Pemda Luwu Utara memang mencari sekaligus mengalokasikan bedah rumah untuk daerah yang ikut membantu atas sharing yang dilakukan.

“Menghadirkan rumah yang layak bagi masyarakat bukan pekerjaan mudah. Tetapi, semuanya bisa dilakukan berkat kerja bersama semua,” kata Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani.

Pernyataan itu ia sampaikan saat memberi sambutan pada acara Sosialisasi Program Bantuan Stimulan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Pararra Kecamatan Sabbang, Sabtu (14/3/2020).

Baca juga: Rasakan Langsung Masalah Warga, Bupati Luwu Utara Bermalam di Desa Terpencil

Sementara itu terkait penggunaan dana desa untuk bedah rumah, Bupati Indah mengatakan, semua itu diserahkan kembali ke desa masing-masing.

“Kalau memang program bedah rumah menjadi prioritas untuk masyarakat, silakan dianggarkan karena kalau mau tunggu semua dari kabupaten, akan butuh waktu,” ujar Bupati penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat itu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tulungagung Banyak Zona Hijau Covid-19, Bupati Belum Terapkan Belajar Tatap Muka untuk TK-SMP

Tulungagung Banyak Zona Hijau Covid-19, Bupati Belum Terapkan Belajar Tatap Muka untuk TK-SMP

Regional
Detik-detik Prada Hengky Hilang di Papua Saat Kejar Orang Mencurigakan

Detik-detik Prada Hengky Hilang di Papua Saat Kejar Orang Mencurigakan

Regional
Seorang Brimob Gadungan Ditangkap, Polisi: Dia Pakai Baju Dinas untuk Gaya-gayaan

Seorang Brimob Gadungan Ditangkap, Polisi: Dia Pakai Baju Dinas untuk Gaya-gayaan

Regional
Soal Baliho Rizieq, Satpol PP: Kalau yang Memasang Bisa Menurunkan Sendiri, Itu Lebih Baik...

Soal Baliho Rizieq, Satpol PP: Kalau yang Memasang Bisa Menurunkan Sendiri, Itu Lebih Baik...

Regional
Prajurit Hilang Saat Patroli di Tembagapura, TNI Minta Bantuan Basarnas

Prajurit Hilang Saat Patroli di Tembagapura, TNI Minta Bantuan Basarnas

Regional
Positif Covid-19 Setelah Pulang Takziah dari Jakarta, Guru TK Sempat ke Sekolah

Positif Covid-19 Setelah Pulang Takziah dari Jakarta, Guru TK Sempat ke Sekolah

Regional
Angka Covid-19 Jateng Tertinggi Nasional, Ganjar: Itu Karena Satgas Pusat Telat Input Data

Angka Covid-19 Jateng Tertinggi Nasional, Ganjar: Itu Karena Satgas Pusat Telat Input Data

Regional
Pemprov Jatim Siapkan 3 Jalan Penghubung dari Tol Trans Jawa ke Jalur Lintas Selatan

Pemprov Jatim Siapkan 3 Jalan Penghubung dari Tol Trans Jawa ke Jalur Lintas Selatan

Regional
Dua Pegawai KAI Positif Covid-19, Salah Satunya Masinis

Dua Pegawai KAI Positif Covid-19, Salah Satunya Masinis

Regional
3 Guru dan 2 Murid di Yogyakarta Positif Covid-19, Diduga Tertular di Sekolah

3 Guru dan 2 Murid di Yogyakarta Positif Covid-19, Diduga Tertular di Sekolah

Regional
Pemkot Probolinggo: Pesan Berantai Wakil Wali Kota Meninggal Hoaks

Pemkot Probolinggo: Pesan Berantai Wakil Wali Kota Meninggal Hoaks

Regional
Gara-gara Menangis Ditinggal Masak Ibunya, Bocah 2 Tahun Dianiaya Ayah hingga Tangannya Patah

Gara-gara Menangis Ditinggal Masak Ibunya, Bocah 2 Tahun Dianiaya Ayah hingga Tangannya Patah

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober Dituding Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng

Libur Panjang Akhir Oktober Dituding Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng

Regional
Gigi Bangkai Paus yang Terdampar di Bali Hilang, KKP: Seluruh Tubuh Paus Tak Boleh Dimanfaatkan

Gigi Bangkai Paus yang Terdampar di Bali Hilang, KKP: Seluruh Tubuh Paus Tak Boleh Dimanfaatkan

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Satu Anggotanya Diperiksa Polisi, Ini Penyebabnya

Ketua FPI Pekanbaru dan Satu Anggotanya Diperiksa Polisi, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X