Antisipasi Covid-19, Bandara Adi Soemarmo Awasi Khusus Penumpang dari 3 Negara

Kompas.com - 15/03/2020, 09:36 WIB
Seorang petugas sedang mengoperasikan alat thermal scanner di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (23/1/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANISeorang petugas sedang mengoperasikan alat thermal scanner di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (23/1/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Jawa Tengah, mengawasi secara khusus kedatangan penumpang dari tiga negara untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Dari Kementerian Luar Negeri sudah mengeluarkan kebijakan bahwa ada tiga negara yang memang harus dipantau khusus, yaitu dari Iran, Korea Selatan, dan Italia," kata Airport Operation and Safety Senior Manager Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Guntoro, Minggu (15/3/2020).

Pengawasan khusus ini dilakukan dengan mewajibkan setiap penumpang yang masuk ke bandara memiliki sertifikat kesehatan dari institusi kesehatan setempat.

Baca juga: Solo KLB Corona, 193 Kelelawar di Pasar Depok Dimusnahkan

Sementara bagi penumpang domestik diberlakukan pemeriksaan suhu tubuh dengan menggunakan thermal scanner atau thermometer infrared. Tujuannya adalah untuk mengetahui kondisi suhu tubuh penumpang.

Dalam melakukan pemeriksaan ini, pihaknya memaksimalkan petugas yang ada dengan dibantu petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Semarang dan aviation security (Avsec) dan lainnya.

"Pada saat ditemukan pemindaian suhu tubuh yang ada potensi lebih dari 38 derajat celsius itu dilakukan protokol sesuai prosedur yang berlaku," ungkapnya.

Sampai saat ini, jelas dia, belum ditemukan penumpang yang suhu tubuhnya lebih dari 38 derajat celsius.

Guntoro menyampaikan, sejak mewabahnya virus corona, penumpang Bandara Adi Soemarmo mengalami penuruanan 47 persen.

Baca juga: Wali Kota Solo: KLB Jangan Dimaknai Negatif

 

Sebab, ada beberapa maskapai penerbangan internasional mengalami penundaan karena Covid-19.

"Penurunan saat ini mencapai 47 persen. Maskapai untuk internasional yang cancel ada Malaysia Airlines. Umrah cancel, beberapa penerbangan domestik sudah mengurangi penerbangan," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X