Masker dan Hand Sanitizer Dikembalikan ke Penimbun untuk Dijual dengan Harga Normal

Kompas.com - 10/03/2020, 17:11 WIB
Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy di Mapolres Bogor, Cibinong, Jawa Barat, Senin (9/3/2020) KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANKapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy di Mapolres Bogor, Cibinong, Jawa Barat, Senin (9/3/2020)

BANDUNG, KOMPAS.com - Masker dan hand sanitizer yang sempat diamankan polisi dari empat pelaku penimbunan di Bogor, dikembalikan dengan syarat barang tersebut dijual ke masyarakat dengan harga normal.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy saat ditemui usai acara bakti sosial di Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung, Selasa (10/3/2020).

"Yang disita itu jadi dikembalikan, tapi harus ada perjanjian. Mereka bikin perjanjian menjual dengan harga standar, dengan harga yang sesuai," kata Roland.

 

Baca juga: Polisi Tangkap 4 Penimbun Ribuan Masker dan Hand Sanitizer di Cibinong Bogor

Roland mengatakan, pihaknya akan mengawasi penjualan masker. Pasalnya barang tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, apalagi di saat mewabahnya Covid-19 saat ini.

Dikatakan, hal ini menjadi pembelajaran bagi pelaku penimbunan agar tidak mengulangi tindakan serupa yang dapat merugikan masyarakat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karenanya, Polres Bogor akan membina para penimbun ini.

"Kami berikan pembinaan dalam artian, untuk barang-barang yang kami amankan akan dikembalikan kepada yang bersangkutan untuk dijual kembali, dengan harga normal, jadi bukan harga yang berkali lipat, yang bersangkutan dalam pengawasan polres, belum tersangka," ucap Roland.

Dalam setiap tindak tanduknya, yang bersangkutan akan melaporkannya kepada pihak kepolisian.

"Nanti yang bersangkutan akan menjual dan melaporkan kepada kami," kata Roland.

Seperti diketahui, Polres Bogor mengungkap penimbunan ratusan masker dan hand sanitizer di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (9/3/2020).

Empat orang berinisial MA, MF, DW dan AW diamankan beserta barang bukti ribuan lembar masker yang ditimbun tersangka.

Baca juga: Polisi Tangkap 2 Penimbun yang Jual Masker Sampai ke Korsel

Barang tersebut dijual dengan harga yang tidak sesuai standar.

Adapun total barang bukti berupa 5 karung berisikan masker, 232 botol hand sanitizer, 336 boks masker kesehatan, 950 lusin masker yang tidak sesuai dengan standard.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X