Polisi Tangkap 2 Penimbun yang Jual Masker Sampai ke Korsel

Kompas.com - 10/03/2020, 13:27 WIB
Polda Kalsel mengamankan dua orang penimbun masker dan cairan anti septik dengan menyita barang buktinya, Senin (9/3/2020). Polda Kalsel mengamankan dua orang penimbun masker dan cairan anti septik dengan menyita barang buktinya, Senin (9/3/2020).

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil menangkap dua orang penimbun masker.

Pelaku pertama seorang pria berinisial RD, ditangkap di rumahnya di Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Kalsel, Senin (9/3/2020) malam. Di lokasi tersebut, polisi menemukan 3 kotak masker.

Penemuan itu membuat polisi melakukan pengembangan dan berhasil menangkap pelaku kedua seorang perempuan berinisial EM tak jauh dari lokasi penangkapan pertama.

Baca juga: Polisi Tangkap 4 Penimbun Ribuan Masker dan Hand Sanitizer di Cibinong Bogor

Dari rumah EM, polisi menemukan 64 kotak masker. Setiap kotak berisi 50 pieces masker.

Kanit Opsnal Jatanras Ditreskrimum Polda Kalsel, AKP Agus Rusdi mengatakan, seluruh masker mereka dapatkan dari hasil membeli dari sejumlah toko dan pedagang di Kalsel.

"Keduanya mengaku mendapatkan masker dari hasil membeli ke sejumlah pedagang di kabupaten dan kota di Kalsel, seperti Amuntai dan Tanjung," ujar AKP Agus Rusdi saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2020).

Agus juga mengungkap, masker-masker yang berhasil dikumpulkan kemudian dijual seharga Rp. 300.00 per kotak. Padahal para pelaku hanya membeli Rp. 100.000.

Baca juga: Timbun Masker, Penjual Bakso di Madiun Ditangkap, Dijual Rp 285.000 Per Kotak

Agar tak terendus polisi, masker dijual secara online.

Para pelaku, kata Agus, tidak menjual masker di wilayah Kalsel, melainkan ke sejumlah kota di Indonesia seperti Jakarta, Bali, dan Medan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketahui 3 Tahapan New Normal di Bali untuk Kamu yang Ingin Liburan ke Pulau Dewata

Ketahui 3 Tahapan New Normal di Bali untuk Kamu yang Ingin Liburan ke Pulau Dewata

Regional
Demi Lolos PPDB Sumbar, Banyak Orangtua Manipulasi Surat Domisili

Demi Lolos PPDB Sumbar, Banyak Orangtua Manipulasi Surat Domisili

Regional
2.150 Pasien Covid-19 Sembuh dalam 14 Hari, Khofifah: Ini Capaian Tertinggi...

2.150 Pasien Covid-19 Sembuh dalam 14 Hari, Khofifah: Ini Capaian Tertinggi...

Regional
Siswi Tuna Grahita Dihamili Guru SLB, Terbongkar dari Perut yang Membesar

Siswi Tuna Grahita Dihamili Guru SLB, Terbongkar dari Perut yang Membesar

Regional
3 Pedagang Positif Corona, 2 Pasar Tradisional di Bantul Ditutup Sementara

3 Pedagang Positif Corona, 2 Pasar Tradisional di Bantul Ditutup Sementara

Regional
Jumlah Positif Covid-19 di Pondok Gontor Membengkak, Ribuan Penghuni Dirapid Test

Jumlah Positif Covid-19 di Pondok Gontor Membengkak, Ribuan Penghuni Dirapid Test

Regional
Ekonomi Terpuruk, Bupati Banyumas: SD dan SMP Negeri Harus Kembalikan Pungutan dari Wali Murid

Ekonomi Terpuruk, Bupati Banyumas: SD dan SMP Negeri Harus Kembalikan Pungutan dari Wali Murid

Regional
Ditanya Deadline Jokowi, Khofifah: 14 Hari Terakhir Jatim Sembuhkan 2.150 Pasien Covid-19

Ditanya Deadline Jokowi, Khofifah: 14 Hari Terakhir Jatim Sembuhkan 2.150 Pasien Covid-19

Regional
Bunda Neni Nyatakan Siap Pimpin Bontang Selama Dua Periode

Bunda Neni Nyatakan Siap Pimpin Bontang Selama Dua Periode

Regional
Polemik Aset Tanah Akademi TNI di Magelang, Ganjar: Sekarang Urus Covid-19 Dulu

Polemik Aset Tanah Akademi TNI di Magelang, Ganjar: Sekarang Urus Covid-19 Dulu

Regional
Bertambah 4, Jumlah Santri Gontor Positif Covid-19 Jadi 11 Orang

Bertambah 4, Jumlah Santri Gontor Positif Covid-19 Jadi 11 Orang

Regional
Pembunuhan Sadis Bocah 5 Tahun, Ayah Korban: Saya Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati

Pembunuhan Sadis Bocah 5 Tahun, Ayah Korban: Saya Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati

Regional
Guru SLB Cabuli Siswi Penyandang Tuna Grahita hingga Hamil 7 Bulan

Guru SLB Cabuli Siswi Penyandang Tuna Grahita hingga Hamil 7 Bulan

Regional
Kadispora Garut Ditahan Kejaksaan Terkait Pembangunan SOR Ciateul

Kadispora Garut Ditahan Kejaksaan Terkait Pembangunan SOR Ciateul

Regional
Deadline Jokowi untuk Jatim, Pakar Epidemologi Sebut Penyebaran Corona Sempat Turun 4 Hari

Deadline Jokowi untuk Jatim, Pakar Epidemologi Sebut Penyebaran Corona Sempat Turun 4 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X