Diplastik, Tuak Disembunyikan di Jok Motor, Dijajakan Keliling hingga Dijual di Bengkel

Kompas.com - 10/03/2020, 13:33 WIB
Sepasang kekasih muda-mudi diamankan saat akan membeli miras jenis tuak di sebuah gubuk kawasan bekas Terminal Cilembang Kota Tasikmalaya, Selasa (10/3/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHASepasang kekasih muda-mudi diamankan saat akan membeli miras jenis tuak di sebuah gubuk kawasan bekas Terminal Cilembang Kota Tasikmalaya, Selasa (10/3/2020).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Sepasang kekasih di Tasikmalaya Kota diamankan polisi saat membeli minuman keras jenis tuak di sebuah gubuk di kawasan bekas Terminal Cilembang, Selasa (10/3/2020) dini hari.

Kepada polisi, mereka mengaku akan mengkonsumsi tuak berama pasangan kekasih lainnya di kos yan letaknya tak jauh di lokasi.

Di lokasi tersebut, polisi mengamankan puluhan liter tuak yang terbungkus plastik dan siap dijual.

"Awalnya kita mendapatkan informasi dari masyarakat. Kita pantau dan dilakukan penggerebekan. Kita temukan pasangan muda-mudi yang hendak membeli tuak di dalam gubuk itu," jelas Kepala Polsek Mangkubumi Polres Tasikmalaya Kota Inspektur Satu Endang Wijaya, kepada wartawan, di sela razia miras, Selasa (10/3/2020) pagi.

Disimpan di jok motor hingga dijual keliling

Kapolres Tasikmlaya mengatakan saat ini penjualan minuman keras di Tasikmalaya dilakukan dengan cara tak biasa.

Ia mencontohkan ada penjual yang menyembunyikan tuaknya di bawah jok dan berkeliling menjajakan. Selain itu ada penjual yang menggunakan mobil dan pura-pura parkir di tempat sepi.

Modus lainnya adalah pelaku menjual miras di bengkel-bengkel tambah ban.

"Aneh-aneh kan penjualannya sekarang. Mereka berusaha sembunyi-sembunyi, terakhir dijual di bengkel-bengkel tambal ban," jelas Kapolres.

Ia mengatakan pihaknya bekerja sama dengan TNI dan Satpol PP, rutin melakukan razia rutin miras.

Razia dilakukan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa seperti yang pernah terjadi di Kecamatan Luwisari, Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2020 lalu.

"Kita juga sering razia gabungan bersama TNI dan Pol PP. Kita tindak tegas orang yang sengaja menjual miras karena bisa menyesatkan masyarakat," pungkasnya.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Irwan Nugraha | Editor: Farid Assifa)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Regional
Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Regional
Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Regional
8 Hari Jalani Karantina Mandiri, Wagub NTT Dinyatakan Negatif Corona

8 Hari Jalani Karantina Mandiri, Wagub NTT Dinyatakan Negatif Corona

Regional
Janji Dinikahi dan Diberi Ponsel, 2 Remaja Diduga Disetubuhi Mantan Satpam Sekolah

Janji Dinikahi dan Diberi Ponsel, 2 Remaja Diduga Disetubuhi Mantan Satpam Sekolah

Regional
Utas Viral WNA Ajak Turis Asing ke Bali Saat Pandemi, Imigrasi Tak Temukan Data Kristen Gray

Utas Viral WNA Ajak Turis Asing ke Bali Saat Pandemi, Imigrasi Tak Temukan Data Kristen Gray

Regional
Jalan Menuju Balai Benih Ikan di Belitung Timur Putus Diterjang Banjir

Jalan Menuju Balai Benih Ikan di Belitung Timur Putus Diterjang Banjir

Regional
Berstatus Penyintas, Bupati Karawang Tak Masuk Daftar Disuntik Vaksin Covid-19

Berstatus Penyintas, Bupati Karawang Tak Masuk Daftar Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Bunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang, Agus Mengaku Kesal Korban Persingkat Waktu Kencan

Bunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang, Agus Mengaku Kesal Korban Persingkat Waktu Kencan

Regional
Dihadang Longsor hingga Jalan Kaki ke Desa Terisolir, Ini Perjuangan Relawan Gempa Sulbar

Dihadang Longsor hingga Jalan Kaki ke Desa Terisolir, Ini Perjuangan Relawan Gempa Sulbar

Regional
Terdampak Gempa Sulbar, 50 Perantau Minang Tinggal di Pengungsian

Terdampak Gempa Sulbar, 50 Perantau Minang Tinggal di Pengungsian

Regional
Belasan Rumah dan Mushala Terancam Bencana Tanah Bergerak di Purworejo

Belasan Rumah dan Mushala Terancam Bencana Tanah Bergerak di Purworejo

Regional
Pengungsi Banjir Banjarmasin Butuh Popok, Susu Bayi, dan Obat-obatan

Pengungsi Banjir Banjarmasin Butuh Popok, Susu Bayi, dan Obat-obatan

Regional
Berkas Perkara Kasus Penembakan Mobil Alphard Dilimpahkan ke Kejari Solo

Berkas Perkara Kasus Penembakan Mobil Alphard Dilimpahkan ke Kejari Solo

Regional
Seorang Pejabat Pemkab Jombang Meninggal karena Covid-19, Diduga Punya Penyakit Penyerta

Seorang Pejabat Pemkab Jombang Meninggal karena Covid-19, Diduga Punya Penyakit Penyerta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X