Kandungan Air Sumur Bor di Gowa yang Putih Seperti Susu Diteliti

Kompas.com - 07/03/2020, 10:27 WIB
Sumur bor mengeluarkan air berwarna putih di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan terus dikunjungi warga dan mulai menimbulkan polemik. Kamis, (5/3/2020). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Sumur bor mengeluarkan air berwarna putih di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan terus dikunjungi warga dan mulai menimbulkan polemik. Kamis, (5/3/2020).

GOWA, KOMPAS.com - PT Superintending Company of Indonesia (Sucofindo), BUMN yang berperan meneliti kandungan mineral, mengambil sampel dari sumur bor perkebunan Songkolo, Lingkungan Cambaya, Kelurahan Bontomanai, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan

Air dari sumur bor itu diambil untuk diteliti karena warganya putih seperti susu.

Camat Bontomarannu Muhammad Sabir mengatakan, informasi dari Sucofindo, air dari sumur bor itu putih seperti susu bukan karena tinggi kandungan kapur.

"Kadar zat kapur air tersebut di bawah normal artinya warna putih tersebut bukanlah pengaruh dari zat kapur sebab di bawah normal yakni 0,4 persen. Sementara menurut Sucofindo bahwa kadar zat kapur air yang aman dikonsumsi normalnya minimal 0, 5 persen," kata Sabir kepada Kompas.com, Sabtu (7/3/2020).

Baca juga: Sumur Bor Keluarkan Air Seperti Susu Hebohkan Warga di Kabupaten Gowa

Selagi belum jelas penyebab air itu putih seperti susu, Sabir meminta warga tidak meminumnya.

Warga yang ingin memanfaatkan air itu diharapkan menunggu hasil penelitian Sucofindo.

Saat ini, air putih susu itu ditampung dalam satu kolam penampungan yang dijadikan tempat berenang oleh warga sekitar.

Baca juga: Telan Kelereng, Bocah 5 Tahun Asal Gowa Dilarikan ke Rumah Sakit

Pemilik lahan pun mulai mengambil kesempatan dengan memungut pengunjung Rp 2000 perorang.

"Informasi dari kepala desa dan kepala dusun memang ada warga kami yang sembuh setelah mengkonsumsi air tersebut seperti sakit pegal-pegal, sakit kepala," kata Sabir.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Malang dan Keluarganya Membaik, Sekda Masih Dirawat

Wali Kota Malang dan Keluarganya Membaik, Sekda Masih Dirawat

Regional
Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada, Begini Mekanismenya...

Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada, Begini Mekanismenya...

Regional
Pengemudi Speedboat yang Tabrakan Hilang Tenggelam

Pengemudi Speedboat yang Tabrakan Hilang Tenggelam

Regional
Ruang Isolasi Darurat Covid-19 di Purbalingga Terendam Air, 36 Pasien Dipindah

Ruang Isolasi Darurat Covid-19 di Purbalingga Terendam Air, 36 Pasien Dipindah

Regional
Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Regional
Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Regional
Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Regional
Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Regional
Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Regional
Kronologi 2 'Speedboat' Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Kronologi 2 "Speedboat" Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Regional
Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Regional
Pecat Pegawai yang Tertangkap Bawa Ganja Saat Patroli, Jasa Marga: Tak Ada Toleransi!

Pecat Pegawai yang Tertangkap Bawa Ganja Saat Patroli, Jasa Marga: Tak Ada Toleransi!

Regional
Debit Sungai Serayu Tinggi, Kapal Ponton Seberat 20 Ton Hanyut, Sempat Tersangkut di Bendungan

Debit Sungai Serayu Tinggi, Kapal Ponton Seberat 20 Ton Hanyut, Sempat Tersangkut di Bendungan

Regional
7 Tahun Jadi Misteri, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Sleman Akhirnya Terungkap

7 Tahun Jadi Misteri, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Sleman Akhirnya Terungkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X