Imbas Virus Corona, Acara-acara Kerumunan di Cianjur Akan Dibatasi

Kompas.com - 07/03/2020, 09:24 WIB
Plt Bupati Cianjur Herman Suherman KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANPlt Bupati Cianjur Herman Suherman

CIANJUR, KOMPAS.com - Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akan mengevaluasi kegiatan hiburan yang melibatkan banyak orang.

Hal itu disampaikan Plt Bupati Cianjur Herman Suherman, saat menggelar konferensi pers di Pendopo, belum lama ini.

Disebutkan, langkah tersebut sebagai bentuk antisipasi mencegah wabah virus corona atau Covid-19 yang sudah masuk ke Indonesia.

Baca juga: Masker Kian Langka di Cianjur, Polisi Sebut Tak Ada Penimbunan

Apalagi, sebelumnya ada kasus kematian seorang pasien suspect Corona di rumah sakit di Cianjur.

Meskipun, belakangan sudah diumumkan bahwa pasien tersebut negatif terpapar Covid-19.

"Izin-izin kegiatan yang berpotensi menghimpun banyak orang akan ditinjau ulang. Seperti hiburan, konser dan lainnya," kata Herman dihadapan wartawan.

Pihaknya juga telah menginstruksikan perangkat di bawahnya untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas wisatawan asing maupun pekerja WNA.

“Tentunya kami juga akan koordinasi dengan pihak kedutaan-kedutaan besar, apabila ada indikasi-indikasi sekaitan dengan keberadaan WNA di Cianjur ini.” ujar dia.

Baca juga: Begini Cara Sindikat Membuat STNK Palsu di Cianjur

Sebelumnya diberitakan, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Cianjur Yusman Faisal meminta masyarakat untuk tidak berlebihan apalagi panik menghadapi kondisi saat ini.

Pasalnya, kepanikan justru apakah memicu stres, sehingga bisa menurunkan daya tahan tubuh.

Kalau imunitas turun, sebut Yusman, tubuh akan lebih mudah terserang penyakit.
“Karena itu, terpenting bagi kita saat ini adalah mari bersama-sama menjalankan pola hidup bersih dan sehat. Rajin olahraga, selalu konsumsi makanan bergizi, dan tidak merokok,” kata Yusman.

Baca juga: Tebing 30 Meter Longsor, Jalur Lintas Selatan Cianjur Lumpuh



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

Regional
Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Regional
Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Regional
Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
Jateng Disebut Biang Kerok Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Ganjar: Saya Protes

Jateng Disebut Biang Kerok Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Ganjar: Saya Protes

Regional
Sempat Tertutup Longsor, Jalan Nasional di Banjarnegara Bisa Dilalui Kendaraan

Sempat Tertutup Longsor, Jalan Nasional di Banjarnegara Bisa Dilalui Kendaraan

Regional
Kasus Pernikahan Anak Tinggi Akibat Pandemi Covid-19

Kasus Pernikahan Anak Tinggi Akibat Pandemi Covid-19

Regional
Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

Regional
2 Rumah Singgah Penuh, Pemkab Semarang Minta Bantuan Pemprov Jateng

2 Rumah Singgah Penuh, Pemkab Semarang Minta Bantuan Pemprov Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X