Polisi Belum Tetapkan Tersangka Pengirim 22.000 Masker ke Malaysia

Kompas.com - 05/03/2020, 17:28 WIB
ilustrasi masker shutterstockilustrasi masker

MAKASSAR, KOMPAS.com - Penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel menggagalkan pengiriman 22.000 masker yang hendak dikirimkan ke Kuala Lumpur, Malaysia, melalui pesawat di Bandara internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

Kasubdit Penmas Polda Sulsel Kompol Muhammad Arsyad mengatakan bahwa meski telah diamankan, AJ pemilik CV Mina Bahari Nusantara belum dijadikan tersangka.

"Ini belum ada tersangkanya. Rencana tindak lanjut dikoordinasikan dengan dinas perdagangan dan ahli hukum lalu gelar perkara penyelidikan dan penyidikan," ujar Arsyad kepada wartawan, Kamis (5/3/2020).

Baca juga: Polisi Gerebek Gudang Penimbunan Ribuan Masker di Batam

Dia mengatakan, pengiriman ribuan masker tersebut sebelumnya berhasil mengirimkan masker dalam jumlah besar sebanyak 17 kali.

"Penggagalan ini terjadi usai pihak bea cukai berkoordinasi dengan penyidik kepolisian," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Kepala Bidang P2 Kanwil Beacukai Sulbagsel Arie Papono mengakui bahwa pengiriman yang sebelumnya berhasil sebanyak belasan kali itu diketahui pihak bea cukai. 

Hanya saja, pihaknya tak menahan dikarenakan dari sisi perizinan, ekspor masker ini tak sesuai ketentuan dari instansi terkait sehingga dikategorikan perdagangan biasa.

"Jadi kita konsultasi ke Polda gimana ini, karena dari sisi bea cukai ini clear. Tapi teman-teman polda menemukan bahwa eksportirnya ini eksportir hasil laut jadi dari isi ekspor dokumen ini (harus) dibatalkan," kata Arie.

Baca juga: Oknum PNS Rumah Sakit di Makassar Timbun Ribuan Masker, Ini Perannya

Untuk ekspor yang dilakukan oleh CV Mina Bahari Internusa, kata dia, pihaknya tak mengenakan pajak bea keluar dengan alasan perdagangan biasa.

Namun, Arie mendukung langkah penyidik Polda Sulsel yang pada akhirnya menggagalkan pengiriman ribuan masker karena menyalahi aturan perizinan perdagangan berdasarkan Pasal 106 UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang perdagangan.

"Jadi kejadian ini rangkaian penyelidikan yang dilakukan teman-teman polda terkait peredaran masker. Dan memang kita sedang waspada virus corona," kata Arie.

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Tersangka Penimbunan 72.000 Masker

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.