Bocah 13 Tahun Korban Pemerkosaan Sejenis di Rumah Ibadah Kenal Tersangka di Medsos

Kompas.com - 05/03/2020, 10:35 WIB
Ilustrasi Thinkstockphotos.comIlustrasi

PADANG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) Sumbar, Besri Rahmad mengatakan jika ROP (13), anak laki-laki korban pemerkosaan di rumah ibadah di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, berasal dari keluarga bermasalah.

Hal itu disampaikan Besri Rahmad saat dihubungi Kompas.com, Kamis (5/3/2020).

Ibu ROP berada di luar negeri menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Taiwan dan ayahnya menikah lagi dengan perempuan lain.

"ROP ini berasal dari keluarga "broken". Ayah dan ibunya pisah. Dia tinggal bersama kakak tirinya," kata Besri Rahmad.

Besri mengatakan pihaknya sudah menurunkan tim ke Kabupaten Solok untuk menelusuri kasus pemerkosaan anak yang melibatkan hubungan sesama jenis tersebut.

Baca juga: Pengakuan Korban Pemerkosaan Anak di Rumah Ibadah, 4 Kali Dicabuli dalam Keadaan Terpaksa

Baru setahun kenal di medsos

Dalam tim yang dipimpinnya, Besri membawa psikolog untuk memberikan trauma healing bagi korban yang sedang mengalami trauma akibat kejadian itu.

Besri mengatakan akibat kondisi itu, ROP menjadi kurang terperhatikan dan putus sekolah.

Dari pengakuannya, kata Besri, ROP juga sering curhat di media sosial dan akhirnya berteman dengan tersangka EPS (23).

"Korban mengenal EPS dari medsos dan kemudian bertemu. Kejadiannya sekitar satu tahun lalu," kata Besri.

Baca juga: 5 Fakta Pemerkosaan Sejenis di Tempat Ibadah, Berawal Menumpang Menginap hingga Diserahkan Warga ke Polisi

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dikeroyok Koalisi Besar di Pilkada Surabaya, PDI-P Tetap Target Menang

Dikeroyok Koalisi Besar di Pilkada Surabaya, PDI-P Tetap Target Menang

Regional
Bupati Gresik: Tegas Bukan Hanya kepada Pemilik Warung, tapi Juga ke Aparatur Pemerintah

Bupati Gresik: Tegas Bukan Hanya kepada Pemilik Warung, tapi Juga ke Aparatur Pemerintah

Regional
ASN di NTT Diduga Hina Kapolsek di Medsos, Ini Akibatnya

ASN di NTT Diduga Hina Kapolsek di Medsos, Ini Akibatnya

Regional
Awal Mula Kasus Corona di Kanwil BRI Malang dari Karyawan PDP Meninggal

Awal Mula Kasus Corona di Kanwil BRI Malang dari Karyawan PDP Meninggal

Regional
Kabar Baik, 120 Pasien Positif Corona di Kalsel Sembuh dalam Sehari

Kabar Baik, 120 Pasien Positif Corona di Kalsel Sembuh dalam Sehari

Regional
Pelajar Dikeroyok Sekelompok Pesepeda, Berawal dari Pelaku Bergerombol di Jalan Raya

Pelajar Dikeroyok Sekelompok Pesepeda, Berawal dari Pelaku Bergerombol di Jalan Raya

Regional
3 Hari Jelang Deadline Jokowi, Kasus Covid-19 di Jatim Justru Naik

3 Hari Jelang Deadline Jokowi, Kasus Covid-19 di Jatim Justru Naik

Regional
Napi yang Alami Luka di Sekujur Tubuh Ternyata Dianiaya Teman Satu Sel

Napi yang Alami Luka di Sekujur Tubuh Ternyata Dianiaya Teman Satu Sel

Regional
'New Normal', 6 Kecamatan di Karawang Malah Jadi Zona Hitam

"New Normal", 6 Kecamatan di Karawang Malah Jadi Zona Hitam

Regional
Pilkada di Tengah Pandemi, Kang Emil Sarankan Pembagian Jadwal Pencoblosan

Pilkada di Tengah Pandemi, Kang Emil Sarankan Pembagian Jadwal Pencoblosan

Regional
303 Penonton Rhoma Irama Jalani 'Rapid Test' dan Hasilnya Non Reaktif

303 Penonton Rhoma Irama Jalani "Rapid Test" dan Hasilnya Non Reaktif

Regional
Sekelompok Pesepeda Keroyok Seorang Pelajar karena Tak Senang Diteriaki 'Minggir Bos'

Sekelompok Pesepeda Keroyok Seorang Pelajar karena Tak Senang Diteriaki "Minggir Bos"

Regional
Hasil Tes Urine BNN, 13 ASN Pemprov Jambi Positif Narkoba

Hasil Tes Urine BNN, 13 ASN Pemprov Jambi Positif Narkoba

Regional
Baduy Minta Ditutup karena Pengunjung Buang Sampah Sembarangan

Baduy Minta Ditutup karena Pengunjung Buang Sampah Sembarangan

Regional
Ditodong Senjata Api oleh Begal, Pria Ini Peluk Istrinya yang Hamil demi Melindungi

Ditodong Senjata Api oleh Begal, Pria Ini Peluk Istrinya yang Hamil demi Melindungi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X