11 Partai Politik Berkoalisi Lawan Calon Petahana di Pilkada Jember

Kompas.com - 03/03/2020, 10:12 WIB
11 pimpinan Parpol di Jember saat audiensi dengan KPU Jember tentang calon bupati dari jalur independen KOMPAS.COM/BAGUS SUPRIADI11 pimpinan Parpol di Jember saat audiensi dengan KPU Jember tentang calon bupati dari jalur independen

JEMBER, KOMPAS.com – Sebanyak 11 partai politik menyatakan akan berkoalisi untuk melawan calon petahana yang maju melalui jalur independen di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember pada Senin (2/3/2020).

Sebanyak 11 partai politik itu di antaranya, PKB, Nasdem, Gerindra, PDIP P, PPP, Demokrat, Berkarya, PKS, PAN, Golkar, Perindo. 

“Kami menyamakan visi dan misi dengan sesama partai,” kata Sekretaris DPC PKB Jember Ayub Junaidi di Kantor DPRD Jember, Senin (2/3/2020).

Baca juga: KawalCOVID19, Inisiatif Mengawal Informasi Virus Corona di Indonesia

Ayub mengatakan, 11 partai politik itu mendatangi KPU Jember untuk beraudiensi tentang jalur independen.

Menurutnya, PKB menyarankan setiap partai politik menghilangkan ego masing-masing. Partai politik harus bersama-sama mengusung kandidat terbaik untuk Jember.

“Kami rembuk bersama-sama, yang cocok siapa,” tutur dia.

Ketua DPD PKS Jember Achmad Rusdan juga meminta seluruh partai politik di Jember mengusung satu calon bupati saja.

Sehingga, calon itu akan berhadapan langsung dengan calon petahana.

“Siapa figurnya nanti, kami akan bahas,” papar dia. 

 

Ketua DPC PPP Jember Madini Farouq sadar, rekomendasi calon bupati berasal dari DPP partai politik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Amankan 298 Kg Ganja Berkedok Alpukat, BNN Banten Selamatkan 1,9 Juta Generasi Muda

Amankan 298 Kg Ganja Berkedok Alpukat, BNN Banten Selamatkan 1,9 Juta Generasi Muda

Regional
Belajar dari Jekmil, Ini Seharusnya Cara Driver Ojek Memperlakukan Ibu Hamil yang Dibonceng

Belajar dari Jekmil, Ini Seharusnya Cara Driver Ojek Memperlakukan Ibu Hamil yang Dibonceng

Regional
Dukun Pengobatan di Bandung Barat Perkosa Seorang Anak

Dukun Pengobatan di Bandung Barat Perkosa Seorang Anak

Regional
Gara-gara Utang Sang Ayah, Siswi SMP Dibuntuti, Diperkosa dan Dibunuh Saat Pamit Belajar Kelompok

Gara-gara Utang Sang Ayah, Siswi SMP Dibuntuti, Diperkosa dan Dibunuh Saat Pamit Belajar Kelompok

Regional
Bantu Teman Telilit Utang, Pria 36 Tahun Ini Nekat Menjual Uang Palsu

Bantu Teman Telilit Utang, Pria 36 Tahun Ini Nekat Menjual Uang Palsu

Regional
Umat Islam Lebih Dianjurkan Berkurban Tahun Ini

Umat Islam Lebih Dianjurkan Berkurban Tahun Ini

Regional
WN Afghanistan Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi

WN Afghanistan Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi

Regional
Pencuri yang Melukai Mata Korban di Tanjung Balai Ditangkap

Pencuri yang Melukai Mata Korban di Tanjung Balai Ditangkap

Regional
Misteri Asal-usul Lagu Yamko Rambe Yamko: Teori Diciptakan Soekarno hingga Dibawa Guru-guru ke Papua

Misteri Asal-usul Lagu Yamko Rambe Yamko: Teori Diciptakan Soekarno hingga Dibawa Guru-guru ke Papua

Regional
Tinggal di Cikarang, Bagaimana Pembakar Mobil Tahu Rumah Via Vallen di Sidoarjo?

Tinggal di Cikarang, Bagaimana Pembakar Mobil Tahu Rumah Via Vallen di Sidoarjo?

Regional
Perkawinan Sedarah di Kerinci, Antara Tradisi dan Pemicu Bayi Stunting

Perkawinan Sedarah di Kerinci, Antara Tradisi dan Pemicu Bayi Stunting

Regional
Pasien Covid-19 yang Sembuh di Riau Bertambah

Pasien Covid-19 yang Sembuh di Riau Bertambah

Regional
IDI Jatim Minta Insentif untuk Tenaga Medis Segera Dicairkan

IDI Jatim Minta Insentif untuk Tenaga Medis Segera Dicairkan

Regional
Sidak, Bupati Banyumas Temukan Tempat Karaoke Nekat Beroperasi di Tengah Pandemi

Sidak, Bupati Banyumas Temukan Tempat Karaoke Nekat Beroperasi di Tengah Pandemi

Regional
Kisah Aiptu Budiman, Dulu Pernah Marah Saat Diminta Shalat, Kini Punya Pesantren Anak Yatim

Kisah Aiptu Budiman, Dulu Pernah Marah Saat Diminta Shalat, Kini Punya Pesantren Anak Yatim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X