Wabah Virus Corona Merebak, Stok Masker di Apotek Pangkal Pinang Ludes

Kompas.com - 03/03/2020, 07:31 WIB
Apotek di Kampung Melayu, Pangkal Pinang, kehabisan stok masker, Senin (2/3/2020). KOMPAS.com/HERU DAHNURApotek di Kampung Melayu, Pangkal Pinang, kehabisan stok masker, Senin (2/3/2020).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Infeksi virus corona yang merebak sejak beberapa bulan lalu berdampak pada tingginya permintaan masker di berbagai apotek di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Imbasnya, apotek mulai kehabisan stok.

"Terakhir tadi siang terjual dua boks yang N95. Sekarang stok kosong," kata Ayu, apoteker dari Apotek Kimia Farma, Jalan Baru, Pangkal Pinang, Senin (2/3/2020).

Ayu menuturkan, masker N95 ludes terjual meskipun harganya mencapai Rp 31.000 per lembar.

Bahkan untuk beberapa jenis masker ada yang dijual Rp 50.000 per lembar.

Baca juga: Apotek di Solo Kehabisan Masker, Antiseptik hingga Termometer

Stok kosong

Namun, saat ini semua jenis masker yang biasa diperjualbelikan, tidak ada lagi stoknya.

"Kalau untuk masker biasa yang harganya lebih murah, sudah sejak lama habisnya," ujar Ayu.

Kondisi yang sama juga terjadi pada Apotek Simpang Karya Agung dan Apotek Keluarga Kampung Melayu, Pangkal Pinang.

Petugas bahkan harus memasang kertas pengumuman yang menyebutkan stok masker kosong.

"Hampir satu bulan ini kosong. Kami pasang pengumuman ini karena banyak yang bertanya (masker)," kata Deta di Apotek Keluarga.

Baca juga: Pedagang yang Timbun Masker dan Hand Sanitizer Bisa Diancam 5 Tahun Penjara dan Denda Rp 50 M

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X