Terendam Banjir, Tim SAR Evakuasi Warga Mahawu Manado

Kompas.com - 02/03/2020, 21:33 WIB
Tim SAR membantu evakuasi warga terdampak banjir Dok. Humas Basarnas ManadoTim SAR membantu evakuasi warga terdampak banjir

MANADO, KOMPAS.com - Tim SAR membantu evakuasi warga yang terdampak banjir di Kelurahan Mahawu, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sulawesi Utara, Senin (2/3/2020).

Humas Badan SAR Nasional (Basarnas) Manado Feri Ariyanto mengatakan, evakuasi dilakukan mulai pukul 08.00 WITA.

"Evakuasi masih dilakukan, kita belum bisa menghitung berapa banyak warga yang dievakuasi ke tempat aman," katanya saat dikonfirmasi Kompas.com.

Baca juga: Ratusan Rumah di Halmahera Utara Terendam Banjir

Dia menjelaskan, evakuasi warga terdampak banjir di Kelurahan Mawahu.

"Sebanyak tujuh personel sudah diturunkan ke lapangan dan sementara melakukan evakuasi. Dan akan ada tambahan personel," ujar Feri.

Terbaru, kata Feri, banjir terparah juga terjadi di Kelurahan Ternate Tanjung, Kecamatan Singkil.

"Itu data dari personel yang sementara melakukan evakuasi di lapangan," kata Feri.

Baca juga: Wali Kota Singkawang Belajar Penataan Kota hingga Cara Mengatasi Banjir ala Risma

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah mengeluarkan peringatan dini cuaca di Provinsi Sulut, masih terjadi hujan intensitas sedang hingga lebat.

Potensi  hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang dapat melanda di sejumlah wilayah, di antaranya  Manado, Bitung, Tomohon, Kotamobagu, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan, Bolmong, Bolmong Timur, Bolmong Selatan, dan Bolmong Utara.

"Itu akan terjadi di seluruh wilayah itu, kecuali Bolmong Utara hanya di bagian timur. Kondisi ini dapat meluas ke wilayah Kabupateb Kepulauan Sangihe, Sitaro, dan Bolmong Utara (seluruh wilayah). Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 21.00 WITA," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Kelas II Sam Ratulangi Manado Cariz Kainama.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X