Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Lagi, Semarang Jadi Kota Pembangunan Manusia Terbaik di Jawa Tengah

Kompas.com - 29/02/2020, 09:27 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sedang menunjukkan IPM Kota Semarang yang mengungguli kota-kota lainnya. DOK. Humas Pemerintah Kota SemarangWali Kota Semarang Hendrar Prihadi sedang menunjukkan IPM Kota Semarang yang mengungguli kota-kota lainnya.

KOMPAS.com – Rilis Badan Pusat Statistika (BPS) menunjukkan, pada 2019 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Semarang mencapai 83,19, meningkat dari tahun sebelumnya 82,72.

Angka tersebut membuat Kota Semarang kembali menjadi daerah dengan pembangunan manusia terbaik di Jawa Tengah. Predikat tersebut sudah dipegang Kota Semarang selama empat tahun.

Capaian IPM Kota Semarang juga mengungguli sejumlah kota besar lain di Indonesia seperti Bandung dengan 81,62, Makassar 82,25, dan Surabaya dengan 82,22.

Baca juga: Perbaiki Indeks Pembangunan Manusia, Ini yang Dilakukan Pemerintah

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau yang biasa disapa Hendi meyakini, tren positif pembangunan manusia Kota Semarang yang berlangsung dari 2016 merupakan hasil sinergitas seluruh pihak.

Pembangunan manusia tidak dapat dilakukan sepihak oleh pemerintah saja, semua pihak harus terlibat,” kata Hendi, seperti dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/2/2020).

Hendi menambahkan, sinergi yang kuat membuat program pemerintah dapat dirasakan manfaatnya dengan maksimal.

“Ini adalah representasi pola pembangunan bergerak bersama yang berjalan. Percuma punya program fasilitas publik tapi masyarakat tidak proaktif memanfaatkan,” kata Hendi.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alasan Siswa SMA Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar, untuk Pamer ke Teman Sekolah

Alasan Siswa SMA Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar, untuk Pamer ke Teman Sekolah

Regional
2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

Regional
Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Regional
Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Regional
Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Regional
Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Regional
Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Regional
Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Regional
Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Regional
Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Regional
Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Regional
Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Regional
Hasil 'Rapid Test' 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Hasil "Rapid Test" 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Regional
Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Regional
Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Regional
komentar di artikel lainnya