2.861 KK di Cilacap Terdampak Banjir, 4 KK Mengungsi di Koramil

Kompas.com - 28/02/2020, 14:37 WIB
Banjir di Desa Sidareja/Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (28/2/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINBanjir di Desa Sidareja/Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (28/2/2020).

CILACAP, KOMPAS.com - Sebanyak 2.861 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Sidareja, Gandrungmangu, Kedungreja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (27/2/2020) malam.

Berdasarkan data Unit Pengelola Teknis (UPT) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidareja, warga yang terdampak paling banyak berada di Kecamatan Sidareja.

Sebanyak 2.561 KK di enam desa terdampak banjir.

Baca juga: Tak Ada Jembatan, Warga Nekat Gotong Peti Jenazah Seberangi Sungai yang Banjir

Sedangkan di Kecamatan Kedungreja dan Kecamatan Gandrungmangu masing-masing 150 KK terdampak. Ketinggian banjir bervariasi antara 20 sentimeter hingga 80 sentimeter.

Dedi (37), warga Desa/Kecamatan Sidareja mengatakan, hujan deras yang terjadi sejak Kamis (27/2/2020) sore mengakibatkan banjir.

Banjir menggenangi warung dan bagian depan rumahnya.

"Hujan sejak sore sekitar pukul 15.00 WIB, air mulai masuk sekitar Maghrib, malam air semakin naik. Untuk sementara warung tutup dulu, karena terkena banjir," kata Dedi saat ditemui di rumahnya, Jumat (28/2/2020).

Baca juga: Dedi Mulyadi: Hutan Harus Jadi Kekayaan Spiritual untuk Cegah Banjir

Hal senada disampaikan Lina (39) warga Desa/Kecamatan Sidareja. Menurut Lina banjir hampir terjadi setiap tahun di wilayahnya.

"Setiap tahun banjir di sini. Semalam lumayan tinggi, siang ini sudah agak surut," ujar Lina.

Sementara itu, Kepala UPT BPBD Sidareja Agus Sudaryanto mengatakan, akibat banjir sebanyak empat KK yang terdiri dari 11 jiwa mengungsi di Koramil Sidareja.

"Banjir disebabkan hujan deras dan luapan sungai," kata Agus.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Regional
'75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok...'

"75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok..."

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

Regional
Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Regional
Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Regional
Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Regional
Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Regional
289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

Regional
Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Regional
Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

Regional
Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Regional
Warganya Sakit Makan Daging Busuk BPNT, Kepala Desa Ngamuk Buang Daging di Jalan

Warganya Sakit Makan Daging Busuk BPNT, Kepala Desa Ngamuk Buang Daging di Jalan

Regional
'Sejak Ada Corona, Pedagang Menderita Semua'

"Sejak Ada Corona, Pedagang Menderita Semua"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X