Rumah Kos di Bandung Digerebek, Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Kompas.com - 26/02/2020, 15:11 WIB
Kasatnarkoba Polrestabes Bandung, AKBP Irfan Nurmansyah tengah diwawancara di sela penggerebekan tempat produksi tembakau gorila di Jalan Lapangan Tembak, Kelurahan Cikutra Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Rabu (26/2/2020). KOMPAS.COM/AGIE PERMADIKasatnarkoba Polrestabes Bandung, AKBP Irfan Nurmansyah tengah diwawancara di sela penggerebekan tempat produksi tembakau gorila di Jalan Lapangan Tembak, Kelurahan Cikutra Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Rabu (26/2/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polrestabes Bandung, menggerebek sebuah kostan di Jalan Lapangan Tembak, Kelurahan Cikutra Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Rabu (26/2/2020).

Beberapa kamar di kosan bercat hijau ini dijadikan lokasi tempat produksi dan pengemasan tembakau gorila yang dijual secara online.

Berdasarkan pantauan di lokasi, penggerebekan di pimpin langsung Kasat Narkoba Polrestabes AKBP Irfan Nurmansyah.

Polisi langsung menggerebek dua kamar kost-kostan di sebuah bangunan bercat hijau pada Rabu siang. Lokasi kosan ini berada di daerah pemukiman yang tidak terlalu ramai bahkan cenderung sepi, akses jalan masuk pun cukup kecil.

Baca juga: Peracik Tembakau Gorila Gunakan Bahan Kimia dari China

Dalam penggerebekan itu, polisi menemukan sejumlah bahan pokok pembuat tembakau gorila serta paket tembakau sintetis siap edar. Sedang kamar lainnya digunakan sebagai tempat gudang penyimpanan dan pengemasan bahan baku.

Tiga orang diamankan dalam penggerebekan ini, mereka langsung dibawa untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Penjaga kost, Eko (40) mengatakan kamar yang digerebek itu disewa seorang pria berinisial L, yang merupakan lulusan salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bandung yang telah menyewa kamar kost sejak tahun 2016.

Eko menyebut pria tersebut jarang terlihat setiap pagi. "Biasanya datang malam," kata Eko di lokasi penggerebekan.

Eko juga melihat beberapa kali ada orang yang datang ke kamar pria itu.

Baca juga: Pengedar Jaringan Jakarta-Surabaya Manfaatkan Media Sosial sebagai Lapak Dagangan Tembakau Gorila

Sementara itu Kasat Narkoba Polrestabes Bandung AKBP Irfan Nurmansyah mengatakan bahwa adanya informasi peredaran tembakau gorila ini didapat dari masyarakat.

Pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dan mendapati informasi lokasi tempat produksi tembakau gorila tersebut. Dua kamar disewa pria itu, satu dipakai untuk memproduksi dan satu kamar lainnya untuk mengemas tembakau gorila.

"Kita telusuri dan lakukan penggeledahan, ada ruang khusus kamar untuk ruang produksi," kata Irfan dilokasi penggerebekan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Siswa SMA Tasikmalaya Nekat Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar

Seorang Siswa SMA Tasikmalaya Nekat Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar

Regional
Lagi, PDP Corona yang Dirawat di RSUD Grobogan Meninggal Dunia

Lagi, PDP Corona yang Dirawat di RSUD Grobogan Meninggal Dunia

Regional
Antisipasi Dampak Sosial Ekonomi Corona, Pemprov NTB Kucurkan Rp 80 M

Antisipasi Dampak Sosial Ekonomi Corona, Pemprov NTB Kucurkan Rp 80 M

Regional
Buntut Ribuan Warga Alor Sambut Hamid Haan, Kapolda NTT Panggil Kapolres

Buntut Ribuan Warga Alor Sambut Hamid Haan, Kapolda NTT Panggil Kapolres

Regional
Terjadi Kerumunan Massa Saat Eva Yolanda LIDA Pulang Kampung, Berikut Ini Penjelasan Polisi

Terjadi Kerumunan Massa Saat Eva Yolanda LIDA Pulang Kampung, Berikut Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kala Pasien Positif Covid-19 Semangati Pasien Lansia di Ruang Isolasi

Kala Pasien Positif Covid-19 Semangati Pasien Lansia di Ruang Isolasi

Regional
Kesal Tak Mau Makan, Ibu di Muaraenim Aniaya Anak hingga Tewas, Begini Kronologinya

Kesal Tak Mau Makan, Ibu di Muaraenim Aniaya Anak hingga Tewas, Begini Kronologinya

Regional
Abaikan Imbauan Pemerintah, Ribuan Warga di NTT Sambut Kedatangan Penyanyi Liga Dangdut dari Jakarta

Abaikan Imbauan Pemerintah, Ribuan Warga di NTT Sambut Kedatangan Penyanyi Liga Dangdut dari Jakarta

Regional
Tebing 300 Meter di Cianjur Longsor, 3 Hektar Sawah Tergerus, Petani Terancam Gagal Panen

Tebing 300 Meter di Cianjur Longsor, 3 Hektar Sawah Tergerus, Petani Terancam Gagal Panen

Regional
Pengungsi Banjir di Kabupaten Bandung Rawan Terpapar Corona

Pengungsi Banjir di Kabupaten Bandung Rawan Terpapar Corona

Regional
Tawuran Dua Kelompok Pelajar di Karawang, Satu Korban Luka Berat Akibat Dibacok

Tawuran Dua Kelompok Pelajar di Karawang, Satu Korban Luka Berat Akibat Dibacok

Regional
Pulang dari Solo, Seorang Santri di Kendal Positif Covid-19

Pulang dari Solo, Seorang Santri di Kendal Positif Covid-19

Regional
Nekat Pulang dari Sawah Saat Hujan Deras, Petani di Sumedang Tewas Tersambar Petir

Nekat Pulang dari Sawah Saat Hujan Deras, Petani di Sumedang Tewas Tersambar Petir

Regional
Tanah 1 Hektar Hibah dari Pengusaha Tasikmalaya Mampu Tampung 1.000 Makam Korban Corona

Tanah 1 Hektar Hibah dari Pengusaha Tasikmalaya Mampu Tampung 1.000 Makam Korban Corona

Regional
Kronologi Terbongkarnya Praktik Aborsi Bidan di Sebuah Hotel di Surabaya

Kronologi Terbongkarnya Praktik Aborsi Bidan di Sebuah Hotel di Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X