Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Kompas.com - 26/02/2020, 15:08 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, pemerintah provinsi Banten berupaya merelokasi para korban longsor dan banjir bandang Kabupaten Lebak, Banten. Hal tersebut dikatakan pada saat berada di kawasan Puspitek, Setu, Tangerang Selatan, Kamis (30/1/2020) KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiGubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, pemerintah provinsi Banten berupaya merelokasi para korban longsor dan banjir bandang Kabupaten Lebak, Banten. Hal tersebut dikatakan pada saat berada di kawasan Puspitek, Setu, Tangerang Selatan, Kamis (30/1/2020)

SERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Banten mengirim utusan untuk mencari dokumen sejarah Banten ke Belanda.

Hal tersebut dilakukan sebagai bagian proyek revitalisasi kawasan Banten lama yang kini menjadi ikon wisata religi di Banten.

"Banyak orang Banten tidak tahu sejarah Banten, kita kirim ahli sejarah Banten ke Belanda untuk mencari dan menemukan manuskrip dan catatan lainnya tentang Banten di sana," kata Wahidin di Pendopo Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (26/2/2020).

Baca juga: Pemprov Banten Diharapkan Hadir Atasi Banjir di Kabupaten dan Kota Tangerang

Saat ini, kata dia, banyak manuskrip penting mengenai Banten yang tersebar di Belanda, satu di antaranya berada di Universitas Leiden.

Nantinya, dokumen yang dibawa dari Belanda akan dipamerkan di satu tempat khusus yang dibangun oleh Pemprov Banten di Kawasan Banten lama. Di tempat tersebut juga akan dipamerkan seluruh budaya khas Banten. 

"Sekarang (dokumennya) sedang diinventarisasi, akan dipilah juga, diverifikasi mana yang memang kita bisa tampilkan," kata dia.

Pemprov Banten memang tengah gencar melakukan revitalisasi kawasan Banten lama.

Revitalisasi sudah dimulai sejak akhir 2018 lalu dengan alokasi anggaran Rp 220 miliar.

Baca juga: Banjir, PLN UID Banten Padamkan 21 Gardu Listrik di Tangerang dan Sekitarnya

Tempat-tempat penting yang ditata di Kawasan Banten Lama antara lain Kawasan Wisata Ziarah Masjid Agung Banten Lama dan cagar budaya di sekitarnya seperti Benteng Speelwijk dan Istana Kaibon.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X