Dampak Banjir Jakarta, Kereta Terlambat Datang hingga 13 Jam di Madiun

Kompas.com - 26/02/2020, 10:54 WIB
Penumpang naik kereta api di Stasiun Madiun meski terlambat lantaran terkena dampak banjir, Rabu (26/2/2020). KOMPAS.COM/Humas PT KAI Daop 7 MadiunPenumpang naik kereta api di Stasiun Madiun meski terlambat lantaran terkena dampak banjir, Rabu (26/2/2020).

MADIUN, KOMPAS.com - Banjir yang melanda Jakarta mengakibatkan keterlambatan kedatangan kereta api di Madiun hingga mencapai 13 jam.

Akibatnya, beberapa penumpang memilih membatalkan perjalanannya. 

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwantoko yang dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (26/2/2020) pagi membenarkan keterlambatan kedatangan kereta mencapai 13 jam

Baca juga: Truk Tabrak Bus Sugeng Rahayu di Madiun, Diduga Sopir Ngantuk

Ia menyebutkan, terdapat enam kereta api yang terlambat akibat banjir di Ibu Kota. 

Enam kereta yang terlambat kedatangannya yakni KA 246a (barang/parcel) tujuan Jakarta-Surabaya  terlambat 797 menit/13 jam.

KA 108 A (Malabar) relasi Jakarta-Malang terlambat 31 menit.

Selain itu, KA 76a (Gajayana) relasi Gambir-Malang  terlambat 206 menit dan KA 104b (Mutiara S) Jakarta-Malang terlambat 96 menit. 

KA 294a (Kahuripan) relasi Kiaracondong-Blitar terlambat 8 menit dan KA 244a (barang/parcel) relasi Bandung-surabaya terlambat 27 menit.

Menurut Ixfan, keterlambatan diprediksi juga akan terjadi saat kereta kembali ke arah Jakarta.

Sebab, kereta harus menunggu rangkaian yang datang terlambat tadi.

Baca juga: Perayaan Ulang Tahun Unik Siswa SD Putra Wakil Wali Kota Madiun

Kendati demikian, PT KAI Daop 7 Madiun berupaya agar keberangkatan kereta dari Madiun tepat waktu.

Sementara, untuk jumlah penumpang yang membatalkan perjalanannya akibat kereta api datang terlambat sebanyak 19 orang. 

Atas keterlambatan itu, PT KAI Daop 7 menyampaikan permohonan maaf karena keterlambatan menjadikan penumpang tidak nyaman dan tidak tepat waktu. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagikan Sembako di 4 Daerah, Kang Emil: 2/3 Warga Jabar Butuh Bantuan

Bagikan Sembako di 4 Daerah, Kang Emil: 2/3 Warga Jabar Butuh Bantuan

Regional
Stop Penularan Covid-19, Jabar Maksimalkan Lakukan 'Contact Tracing'

Stop Penularan Covid-19, Jabar Maksimalkan Lakukan "Contact Tracing"

Regional
Kapal Tenggelam Dihantam Gelombang, 5 Penumpang Hilang, 1 Selamat

Kapal Tenggelam Dihantam Gelombang, 5 Penumpang Hilang, 1 Selamat

Regional
Kasus Penganiayaan Pengemudi Ojol, Tersangka Sempat Mengancam akan Menembak Korban

Kasus Penganiayaan Pengemudi Ojol, Tersangka Sempat Mengancam akan Menembak Korban

Regional
Sebelum Hilang Misterius, Pendaki di Gunung Guntur Sempat Begadang hingga Jam 2 Pagi

Sebelum Hilang Misterius, Pendaki di Gunung Guntur Sempat Begadang hingga Jam 2 Pagi

Regional
Pilkada Banyuwangi 2020, PDI-P Beri Rekomendasi untuk Istri Bupati Azwar Anas

Pilkada Banyuwangi 2020, PDI-P Beri Rekomendasi untuk Istri Bupati Azwar Anas

Regional
Duduk Perkara Penganiayaan Pengemudi Ojol di Pekanbaru, Berawal Saling Klakson

Duduk Perkara Penganiayaan Pengemudi Ojol di Pekanbaru, Berawal Saling Klakson

Regional
Pilkada Gresik 2020, Rekomendasi PKB Turun kepada Pasangan Qosim-Alif

Pilkada Gresik 2020, Rekomendasi PKB Turun kepada Pasangan Qosim-Alif

Regional
Beri Mahar Sandal Jepit dan Segelas Air, Pengantin Pria: Tak Ada Niat Ingin Viral

Beri Mahar Sandal Jepit dan Segelas Air, Pengantin Pria: Tak Ada Niat Ingin Viral

Regional
Bentrok di Madina, 3 Warga Menyerahkan Diri, Total 17 Diamankan

Bentrok di Madina, 3 Warga Menyerahkan Diri, Total 17 Diamankan

Regional
Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Suap, Bupati Kutai Timur Dipecat Nasdem

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Suap, Bupati Kutai Timur Dipecat Nasdem

Regional
Tawa Lepas 2 Gadis Cilik di Tengah Kepungan Banjir di Kotawaringin Barat

Tawa Lepas 2 Gadis Cilik di Tengah Kepungan Banjir di Kotawaringin Barat

Regional
Kronologi ABK Jatuh dari Kapal dan Hilang di Laut Aru, Berawal Perbaiki Lampu Rusak

Kronologi ABK Jatuh dari Kapal dan Hilang di Laut Aru, Berawal Perbaiki Lampu Rusak

Regional
Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru Ternyata dalam Pengaruh Narkoba

Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru Ternyata dalam Pengaruh Narkoba

Regional
Detik-detik Pendaki Hilang di Gunung Guntur, Berhasil Ditemukan Berkat Ritual Penjaga Parkir

Detik-detik Pendaki Hilang di Gunung Guntur, Berhasil Ditemukan Berkat Ritual Penjaga Parkir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X