Marak Kecurangan Dana Desa di Maluku, Polisi Diminta Lebih Mengawasi

Kompas.com - 25/02/2020, 13:53 WIB
Gubernur Maluku, Murad Ismail, Kapolda Maluku, Irjen Pol Baharudin Djafar dan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Yudi Andono menandatangani Memorandum of Understanding pengawasan pengelolaan dana desa yang berlangsung di gedung Islamic Center Ambon, Selasa (25/2/2020). HUMAS POLDA MALUKUGubernur Maluku, Murad Ismail, Kapolda Maluku, Irjen Pol Baharudin Djafar dan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Yudi Andono menandatangani Memorandum of Understanding pengawasan pengelolaan dana desa yang berlangsung di gedung Islamic Center Ambon, Selasa (25/2/2020).

AMBON, KOMPAS.com - Polisi di Maluku akan terlibat langsung dalam pengawasan pengelolaan dana desa di wilayah tersebut.

Keterlibatan polisi dalam pengawasan pengelolaan dana desa ini untuk memastikan anggaran yang dikelola tidak disalahgunakan.

Dengan demikian, dana desa dapat benar-benar digunakan untuk mensejahterakan masyarakat desa.

Baca juga: 77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

Pelibatan polisi dalam pengawasan dana desa ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman.

Penandatanganan dilakukan Gubernur Maluku Murad Ismail, Kapolda Maluku Irjen Baharudin Djafar dan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Yudi Andono di Gedung Islamic Center Ambon, Maluku, Selasa (25/2/2020).

Acara tersebut juga dihadiri para kepala Polres, para kepala Kejaksaan Negeri dan kepala desa yang ada di Maluku.

“Dengan kesepakatan bersama ini, maka polisi yang ada di desa-desa berwenang mengawasi pengelolaan dana desa,” kata Kepala Bidang Humas Polda Maluku Kombes Muhamad Roem Ohoirat kepada Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Tiga Bakal Calon Bupati di Maluku Mendaftar lewat Jalur Independen

Menurut Roem, hal ini merupakan salah satu bentuk kerja sama dan sinergitas antara Pemerintah Provinsi Maluku dengan kepolisian dan kejaksaan dalam mengawasi dana desa.

“Ini sebagai bentuk sinergitas aparat penegak hukum dengan pemerintah dalam membantu pengawasan pengelolaan dana desa, agar bisa dinikmati sepenuhnya oleh masyarakat desa,” kata dia.

Kasus penyalahgunaan dana desa di Maluku banyak yang telah diproses hingga ke pengadilan dan berkekuatan hukum tetap.

Kasus-kasus kecurangan terjadi di hampir seluruh kabupaten dan kota di Maluku.

Dengan keterlibatan aparat kepolisian dalam pengawasan pengelolan dana desa itu, diharapkan tidak terjadi lagi kasus penyalahgunaan anggaran tersebut.

“Harapannya, setelah diawasi langsung oleh polisi, penyaluran dan pengelolan dana desa dapat sesuai peruntukan, tidak disalahgunakan lagi sehingga masyarakat bisa menikmati hasil pembangunan,” kata Roem.

Baca juga: Siswi SD Korban Pemerkosaan di Maluku Kondisinya Mulai Membaik

  



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Regional
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Regional
Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Regional
Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Regional
Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Regional
Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

Regional
Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

Regional
RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

Regional
Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X