Pilkades Serentak, Satu Desa di Karawang Gunakan Sistem Scan Barcode

Kompas.com - 23/02/2020, 22:05 WIB
Panitia Sebelas Desa Warungbambu, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, menggunakan sistem scan barcode pada pilkades serentak hari ini, Rabu (23/2/2020). KOMPAS.COM/FARIDAPanitia Sebelas Desa Warungbambu, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, menggunakan sistem scan barcode pada pilkades serentak hari ini, Rabu (23/2/2020).

KARAWANG, KOMPAS.com - Satu dari 45 desa di Karawang yang melaksanakan Pemilihan Kepala Desa ( Pilkades) serentak hari ini, Minggu (23/2/2020), menggunakan sistem scan barcode.

Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Warungbambu, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menerapkan ini demi efisiensi waktu dan mengantisipasi adanya pemilih ganda.

Baca juga: Cianjur Gelar Pilkades pada 23 Februari, Polisi Deteksi 5 Wilayah Rawan Konflik

Ketua Panitia Sebelas Desa Warungbambu Endang Kosasih mengklaim dengan sistem tersebut, setiap kehadiran pemilih ke TPS sudah diawasi.

"Dengan sistem ini, pemilih yang sudah melaksanakan hak pilihnya tidak bisa memilih lagi, karena nomor kodenya sudah terekam oleh server kami. Sehingga mengantisipasi adanya pemilih ganda," kata dia, Minggu (23/2/2020).

Sebelumnya, pihaknya sudah melakukan simulasi dan diketahui sistem ini dapat mengefisiensi waktu yakni, dalam semenit bisa merekam 1 sampai 10 pemilih.

"Kalau sistem manual membutuhkan waktu cukup lama untuk mencatat pemilih yang datang," ucapnya.

Baca juga: Meski Banjir, Warga Karawang Antusias Mencoblos di Pilkades Serentak

Endang menjelaskan, data para pemilih tersebut bisa digunakan seumur hidup.

Artinya, masyarakat tidak perlu mendaftar ulang ketika ada agenda Pilkades atau pemilihan kepala daerah, pemilihan legislatif dan pemilihan presiden.

"Sementara jika ada tambahan, masyarakat bisa langsung mendaftar melalui aplikasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sudah kami buat sendiri. Masyarakat bisa langsung mendaftar menggunakan gawainya," ujarnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Regional
120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

Regional
Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Regional
Enam Bulan Diselidiki,  Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Enam Bulan Diselidiki, Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Regional
Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Regional
Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Regional
Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Regional
Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Regional
Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Regional
Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Regional
Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Regional
Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Regional
65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X