Kompas.com - 21/02/2020, 15:53 WIB
Kasatreskrim Polres Lamongan AKP David Manurung (berdiri paling kanan), bersama kedua pelaku yang dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Lamongan, Jumat (21/2/2020). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHKasatreskrim Polres Lamongan AKP David Manurung (berdiri paling kanan), bersama kedua pelaku yang dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Lamongan, Jumat (21/2/2020).

LAMONGAN, KOMPAS.com - Polres Lamongan menangkap dua pelaku pembalakan kayu di area hutan milik Perhutani di Desa Sumberdadi, Kecamatan Mantup, Lamongan, Jawa Timur.

Pelaku pembalakan, Mono (60) dan Mulyadi (50), tertangkap tangan oleh polisi dan petugas Perhutani yang sedang berpatroli.

"Berawal dari patroli yang dilakukan Polsek Mantup dan jajaran Perhutani pada 7 Februari 2020, kami menemukan ada dua orang sedang memanggul kayu jati di area hutan milik Perhutani yang ada di Desa Sumberdadi," ujar Kasatreskrim Polres Lamongan AKP David Manurung di Mapolres Lamongan, Jumat (21/2/2020).

Baca juga: Pemkot Depok Ingin Ridwan Kamil Turun Tangan soal Relokasi TPA ke Nambo

Saat ditanya, pelaku mengaku kayu tersebut ditebang dari area milik Perhutani.

Polisi menemukan empat batang kayu berdiameter 16 centimeter dengan panjang bervariasi dari 130 centimeter hingga 200 centimeter. Serta satu batang kayu jati berdiameter 19 centimeter sepanjang 100 centimeter.

"Kami mendapati kedua pelaku sedang memanggul kayu itu sekitar pukul 07.30 WIB, tapi sebelumnya kayu sudah dipotongi menggunakan gergaji sejak pukul 03.00 WIB dini hari," jelasnya.

Atas perbuatan yang dilakukan, kedua pelaku dijerat Pasal 12 huruf (c) dan (d) Juncto Pasal 82 dan atau Pasal 83 Undang Undang nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan, dengan ancaman hukuman pidana 1 tahun penjara.

"Jadi penekanan kami sesuai instruksi Bapak Kapolres, kawasan hutan itu kan harus dijaga bersama. Karena dampak penebangan dapat menyebabkan hal-hal mengkhawatirkan, seperti banjir dan bencana-bencana lain," kata David.

Baca juga: Virus Corona, Wisatawan ke Tanah Lot Turun Drastis, Kenaikan Tarif Tiket Ditunda?

Sementara salah seorang pelaku, Mono (60) mengatakan, baru pertama kali menebang kayu di area milik Perhutani. Kayu hasil penebangan itu, rencananya digunakan memperbaiki rumah.

"Untuk memperbaiki teras rumah, karena sudah banyak kayu di teras rumah yang keropos," kata dia. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X