Jelang PON Papua, Kapolda Klaim Direstui Kapolri Perkuat Pengamanan

Kompas.com - 21/02/2020, 14:58 WIB
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIKapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw

MIMIKA, KOMPAS.com - Mabes Polri siap mengirimkan tambahan personel untuk pengamanan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang berlangsung pada 20 Oktober hingga 2 November 2020.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, Kapolri Jenderal Idham Azis telah memberikan lampu hijau jika Polda Papua ingin memperkuat pengamanan.

"Saat kunjungan kerja di Papua beberapa hari lalu Bapak Kapolri sudah menyatakan berapa pun anggota yang Kapolda Papua minta akan dipenuhi," kata Irjen Paulus di Timika seperti dilansir Antara, Jumat (21/2/2020).

Baca juga: Cari Senjata Korban Kecelakaan Helikopter MI-17, Polda Hubungi Bupati dan Tokoh Masyarakat

Polda Papua menyiapkan 4.500 personel untuk pengamanan PON XX Papua yang akan berlangsung di empat kota yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Timika, dan Merauke.

Jumlah itu sudah termasuk pasukan Brimob Nusantara yang diperbantukan dari wilayah lain.

Irjen Paulus menegaskan, penyelenggaraan PON XX Papua harus berjalan sukses.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengajak seluruh warga Papua membantu menjaga keamanan selama penyelenggaraan PON XX Papua.

Argo mengatakan, situasi keamanan Papua saat penyelenggaraan PON XX akan menjadi tolok ukur bagi seluruh piha, termasuk investor.

"Keamanan penyelenggaraan PON XX Papua menjadi modal penting bagi pemerintah daerah untuk adanya investasi bisa masuk ke Papua. Kalau ada investasi masuk ke Papua tentu akan berdampak pada upaya peningkatan kesejahteraan rakyat Papua," kata Argo di Timika beberapa hari lalu.

Sejumlah 8.635 personel gabungan TNI dan Polri disiagakan untuk pengamanan PON XX Papua.

Baca juga: Pemerkosa Remaja Wanita di Makassar, Ternyata Juga Pencuri Sepeda Motor

Mabes Polri, kata Brigjen Argo, akan mengevaluasi kembali jumlah personel pengamanan yang terlibat dalam kegiatan pengamanan PON XX Papua.

Personel gabungan itu tak cuma menjaga arena penyelenggaraan PON, tapi juga mengawal kontingen dan atlet. Personel gabungan juga akan menjaga penginapan para atlet.

Personel pengamanan juga akan ditempatkan pada pusat-pusat perbelanjaan yang akan didatangi para atlet, official maupun suporter dari masing-masing daerah dan tempat-tempat strategis lainnya seperti lokasi wisata dan lainnya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan 'Lockdown'

40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan "Lockdown"

Regional
Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Regional
TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain 'Lockdown' Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain "Lockdown" Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

Regional
Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Regional
Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Regional
Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Regional
Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Regional
Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Regional
Hari Pertama Penerapan Jam Malam, Banda Aceh Sepi

Hari Pertama Penerapan Jam Malam, Banda Aceh Sepi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Surabaya Siap Karantina Wilayah | Polisi Bubarkan Arisan Guru di Jember

[POPULER NUSANTARA] Surabaya Siap Karantina Wilayah | Polisi Bubarkan Arisan Guru di Jember

Regional
Kronologi Ditemukannya Mayat ABG yang Hendak Jadi Pagar Ayu di Acara Pernikahan

Kronologi Ditemukannya Mayat ABG yang Hendak Jadi Pagar Ayu di Acara Pernikahan

Regional
Pria Ini Cabuli Calon Anak Tirinya, Modus Ajak Nonton YouTube

Pria Ini Cabuli Calon Anak Tirinya, Modus Ajak Nonton YouTube

Regional
Pasien Positif Corona di Banyuwangi Membaik, Sudah Copot Alat Bantu Pernafasan

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Membaik, Sudah Copot Alat Bantu Pernafasan

Regional
Pasien Sembuh dari Corona di Solo Curhat ke Ganjar, Berharap Tak Dikucilkan Masyarakat

Pasien Sembuh dari Corona di Solo Curhat ke Ganjar, Berharap Tak Dikucilkan Masyarakat

Regional
Dicabuli Guru di Hutan, Gadis Difabel Cari Keadilan

Dicabuli Guru di Hutan, Gadis Difabel Cari Keadilan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X