437 Kendaraan Dinas Pemkot Tasikmalaya Nunggak Pajak, Tim Gabungan Razia di Jalan

Kompas.com - 21/02/2020, 10:46 WIB
Tim gabungan dari Polantas, Dishub dan Subdenpom Tasikmalaya menggelar razia penunggak pajak kendaraan bermotor di beberapa wilayah jalan raya wilayah itu, Jumat (21/2/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHATim gabungan dari Polantas, Dishub dan Subdenpom Tasikmalaya menggelar razia penunggak pajak kendaraan bermotor di beberapa wilayah jalan raya wilayah itu, Jumat (21/2/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPPD) Wilayah Kota Tasikmalaya Bapenda Jawa Barat mencatat, sebanyak 437 kendaraan dinas milik Pemerintah Kota Tasikmalaya menunggak pajak.

Sedangkan para penunggak pajak kendaraan seluruhnya mencapai 46.300 kendaraan motor dan mobil.

Para penunggak pajak kendaraan di wilayah Kota Tasikmalaya itu didominasi oleh motor berjumlah 42.512 unit dan mobil 3.788 unit.

Bapenda Jabar perwakilan Kabupaten dan Kota Tasikmalaya pun bekerja sama dengan tim gabungan dari Polantas, Dishub dan Denpom setempat untuk menjaring para penunggak pajak di jalan raya.

Baca juga: Agar Tak Tunggak Bayar Pajak, Kepala Desa di Ciamis Bagi Celengan Gratis ke Warga

Kendaraan penunggak pajak yang terjaring razia langsung diarahkan untuk membayar pajak di mobil Samsat keliling yang beroperasi bersama tim gabungan tersebut.

"Target di Kota Tasikmalaya mencapai Rp 135 miliar lebih. Razia bersama tim gabungan terus digelar di berbagai titik untuk menjaring para penunggak pajak kendaraan. Kalau 437 mobil dan motor itu para penunggak pajak kendaraan dinas Pemkot Tasikmalaya. Pelat merah," jelas Kepala Seksi Pendataan dan Penetapan PPPD Wilayah Kota Tasikmalaya Bapenda Jabar, Ida Widiastuti, Jumat (21/2/2020).

Selain razia oleh tim gabungan, lanjut Ida, pihaknya pun menjemput bola ke rumah yang beralamat sesuai tertera pada surat kendaraan penunggak pajak.

Pihaknya juga menyosialisasikan untuk segera membayar tunggakan pajak kendaraan bekerja sama dengan kecamatan dan kelurahan setempat.

"Hingga tanggal 19 Februari 2020 pendapatan pajak kendaraan bermotor di Kota Tasikmalaya baru mencapai 9,64 persen. Berbagai alasan para pemilik kendaraan melakukan penunggakan di antaranya karena belum ada uang dan kendaraannya sudah dijual alias dipindahtangankan. Nah, untuk yang alasannya belum punya uang, mereka harus membuat surat kesediaan membayar dengan batas waktu satu bulan ke depan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala PPPD Wilayah Kabupaten Tasikmalaya Bapenda Jabar Deddy Effendy mengatakan, pihaknya juga sama menggelar razia kendaraan bermotor besar-besaran bersama tim gabungan dari Polantas, Dishub, dan Denpom, di kawasan Perempatan Pondok Pesantren Cipasung, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (19/2/2020).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum Hilang Misterius, Pendaki di Gunung Guntur Sempat Begadang hingga Jam 2 Pagi

Sebelum Hilang Misterius, Pendaki di Gunung Guntur Sempat Begadang hingga Jam 2 Pagi

Regional
Pilkada Banyuwangi 2020, PDI-P Beri Rekomendasi untuk Istri Bupati Azwar Anas

Pilkada Banyuwangi 2020, PDI-P Beri Rekomendasi untuk Istri Bupati Azwar Anas

Regional
Duduk Perkara Penganiayaan Pengemudi Ojol di Pekanbaru, Berawal Saling Klakson

Duduk Perkara Penganiayaan Pengemudi Ojol di Pekanbaru, Berawal Saling Klakson

Regional
Pilkada Gresik 2020, Rekomendasi PKB Turun kepada Pasangan Qosim-Alif

Pilkada Gresik 2020, Rekomendasi PKB Turun kepada Pasangan Qosim-Alif

Regional
Beri Mahar Sandal Jepit dan Segelas Air, Pengantin Pria: Tak Ada Niat Ingin Viral

Beri Mahar Sandal Jepit dan Segelas Air, Pengantin Pria: Tak Ada Niat Ingin Viral

Regional
Bentrok di Madina, 3 Warga Menyerahkan Diri, Total 17 Diamankan

Bentrok di Madina, 3 Warga Menyerahkan Diri, Total 17 Diamankan

Regional
Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Suap, Bupati Kutai Timur Dipecat Nasdem

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Suap, Bupati Kutai Timur Dipecat Nasdem

Regional
Tawa Lepas 2 Gadis Cilik di Tengah Kepungan Banjir di Kotawaringin Barat

Tawa Lepas 2 Gadis Cilik di Tengah Kepungan Banjir di Kotawaringin Barat

Regional
Kronologi ABK Jatuh dari Kapal dan Hilang di Laut Aru, Berawal Perbaiki Lampu Rusak

Kronologi ABK Jatuh dari Kapal dan Hilang di Laut Aru, Berawal Perbaiki Lampu Rusak

Regional
Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru Ternyata dalam Pengaruh Narkoba

Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru Ternyata dalam Pengaruh Narkoba

Regional
Detik-detik Pendaki Hilang di Gunung Guntur, Berhasil Ditemukan Berkat Ritual Penjaga Parkir

Detik-detik Pendaki Hilang di Gunung Guntur, Berhasil Ditemukan Berkat Ritual Penjaga Parkir

Regional
Viral karena Nikahi Model Cantik dengan Mahar Sandal Jepit, Pria Ini Dirisak, Dibilang hanya Cari Sensasi

Viral karena Nikahi Model Cantik dengan Mahar Sandal Jepit, Pria Ini Dirisak, Dibilang hanya Cari Sensasi

Regional
Ridwan Kamil: Sebelum Jadi Zona Hijau, Sekolah Belum Boleh Tatap Muka

Ridwan Kamil: Sebelum Jadi Zona Hijau, Sekolah Belum Boleh Tatap Muka

Regional
Meski Ditetapkan Tersangka, Sastrawan Felix Nesi Tak Ditahan Polisi

Meski Ditetapkan Tersangka, Sastrawan Felix Nesi Tak Ditahan Polisi

Regional
Dampak Corona, Peserta UTBK di Universitas Pattimura Turun Drastis

Dampak Corona, Peserta UTBK di Universitas Pattimura Turun Drastis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X