Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/02/2020, 15:45 WIB
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Pihak Desa Karangkamulyan, Kabupaten Ciamis membagikan celengan gratis kepada warganya dalam rangka Gerakan Sadar Bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) atau Gebyar PBB.

Dengan adanya celengan gratis tersebut diharapkan warga Desa Karangmulyan menabung. Celengannya nanti akan dibuka saat pemiliknya menerima Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT).

"Pas ada SPPT (celengan) dibuka, diharapkan semuanya lunas," kata Abdul Haris Kepala saat ditemui di Balai Desa Karangkamulyan, Senin (3/2/2020).

Celengan gratis dibagikan ke warga karena pada tahun 2019 lalu ada tunggakan PBB sebesar Rp 9 juta yang belum tervayar dari target Rp 132 juta.

"Belum 100 persen membayar pajak. Semoga dengan celengan ini bisa lunas semua," jelas Haris.

Baca juga: Cara Kepala Desa di Ciamis Antisipasi Warga Nunggak Pembayaran PBB

Celengan hasil kerajinan ibu PKK

Celengan gratis yang dibagikan kepada masyarakat adalah hasil kerajinan dari ibu-ibu PKK Desa Karangmulyan.

Celengan itu dibuat dari limbah botol air mineral ukuran 1,5 liter. Agar menarik, bagian atas botol dipotong lalu dicat dengan warna-warna yang menarik.

Selain itu, celengan sederhana itu dihias dengan limbah karpet.

"Pemerintah desa tidak membelinya dari toko maupun pasar. Desa beli ke mereka hitung-hitung untuk pemberdayaan ekonomi warga," kata Haris.

Baca juga: Pajak Bumi dan Bangunan Naik 130 Persen, Paguyuban Kepala Desa Protes

"Limbah karpet dan botol bekas banyak ditemukan. Kebetulan desa kami memiliki bank sampah," jelas Haris.

Kepala desa berharap, ke depannya warga bisa membuat sendiri celengan PBB karena bahan yang digunakan untuk membuat cukup banyak dan mudah diditemui.

"Tidak semuanya harus membeli," ujarnya.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Candra Nugraha | Editor: Dony Aprian)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Regional
Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Regional
Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Regional
Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Regional
Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Regional
Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.