Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Kompas.com - 17/02/2020, 23:25 WIB
Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kasbani, di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Senin (30/12/2019). KOMPAS.com/Dian Erika Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kasbani, di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Senin (30/12/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi ( PVMBG) menyebut longsor sekitar 8 meter di Kampung Hegarmanah RT002/RW004, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, masih berpotensi terjadi kembali.

Hal demikian dikarenakan masih tingginya curah hujan pada beberapa hari ke depan.

"Untuk menghindari terjadinya longsor susulan yang lebih besar dan jatuhnya korban jiwa direkomendasikan mengeringkan genangan air baik di utara dan selatan jalan tol," ujar Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kasbani, Senin (17/2/2020).

Baca juga: Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Selain itu, kata dia, rekomendasi lain yakni membersihkan saluran drainase yang tersumbat, serta mengevaluasi gorong-gorong yang masih berada di atas lembah.

Selama dilakukan penanganan mitigasi struktural penahan lereng, lanjutnya, perlu dilakukan pembatasan beban kendaraan di jalan tol.

"Perbaikan dan pembuatan sistem drainase yang kedap air yang mengikuti alur air pada area pesawahan yang berada di hulu (utara) hingga bagian permukiman di hilir (selatan)," kata Kasbani.

Kasbani menyebut perlunya dilakukan penyelidikan geologi teknik atau geoteknik untuk   memproteksi lereng.

"Proteksi lereng dengan rekayasa vegetasi atau rekayasa engineering yang bisa berupa sheetpile atau borepile," kata Kasbani.

Baca juga: Hoaks Foto Tol Cipularang Km 118+600 Kembali Longsor dan Terancam Putus

Sebagai upaya mitigasi dini terhadap badan jalan Tol Cipularang, kata dia, diperlukan agar pemantauan perubahan bentuk (deformasi) lereng yang sempat longsor.

"Melakukan pemantauan terhadap retakan, rembesan air, mata air baru, mata air lama menjadi keruh, lereng yang menggembung, runtuhan batu kecil dan gejala awal terjadinya pergerakan tanah," ucap Kasbani.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Regional
Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Regional
Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Regional
Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat 'Live' Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat "Live" Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Regional
Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Regional
Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Regional
Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Regional
Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Regional
Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Regional
Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Regional
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Regional
Lagi, Pasien PDP Virus Corona di Kota Tegal Meninggal Dunia

Lagi, Pasien PDP Virus Corona di Kota Tegal Meninggal Dunia

Regional
Longsor di Tanah Datar, Dua Warga Hilang dan Empat Rumah Rusak Berat

Longsor di Tanah Datar, Dua Warga Hilang dan Empat Rumah Rusak Berat

Regional
Wali Kota Bengkulu Kirim Parsel dan Surat Cinta untuk Hibur Keluarga Pasien Positif Covid-19

Wali Kota Bengkulu Kirim Parsel dan Surat Cinta untuk Hibur Keluarga Pasien Positif Covid-19

Regional
Positif Corona Bupati Morowali Meninggal, Sempat 2 Minggu di Jakarta dan Hasil Rapid Tes Negatif

Positif Corona Bupati Morowali Meninggal, Sempat 2 Minggu di Jakarta dan Hasil Rapid Tes Negatif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X