Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arumi Bachsin Betah Tinggal 3 Tahun di Trenggalek, Ini Alasannya

Kompas.com - 17/02/2020, 19:25 WIB
Achmad Faizal,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Arumi Bachsin mengaku betah tinggal di Kabupaten Trenggalek selama tiga tahun lebih saat mendampingi suaminya, Emil Elistianto Dardak yang saat itu menjabat sebaagi Bupati Trenggalek.

Arumi mengaku betah karena selalu memanfaatkan teknologi.

"Saat itu banyak yang bertanya apa saya betah tinggal di Trenggalek, karena saya lahir dan besar di Jakarta," kata Arumi dalam acara talkshow Tech To Impact di Surabaya, Senin (17/2/2020).

Baca juga: Tanggul Jebol karena Hujan Semalaman, Ribuan Rumah di Brebes Terendam Banjir

Menurut Arumi, hidup di daerah terpencil di wilayah selatan Jawa Timur itu memang beda dibandingkan dengan Jakarta.

"Jam 8 malam saja sudah sepi, lampu-lampu sudah redup," kata dia.

Tapi, Arumi tak pernah kesepian saat tinggal di Trenggalek karena selalu memanfaatkan teknologi.

"Dengan teknologi, kita hidup di manapun bisa terasa dekat dengan apapun. Dunia seperti di bawah jempol. Kita bisa klik apapun," jelas artis yang kini menjadi Ketua PKK Jawa Timur itu.

Bahkan, Arumi menyebut teknologi tidak bisa lagi dipisahkan dari kehidupan manusia. Teknologi, menurutnya, sudah menjadi hak asasi bagi setiap manusia.

"Berarti kalau manusia tidak kenal teknologi, maka salah satu hak asasi manusianya tidak terpenuhi," ucap Arumi.

Tapi, Arumi juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan teknolgi secara bijaksana. Teknologi harus dimanfaatkan untuk menjadi nilai tambah secara ekonomi.

Baca juga: Satu Bus Menuju Bandara, Ayu Winda Baru Tahu Humaidi Tak Ikut Dievakuasi Saat di Pesawat

Ia juga meminta orangtua tak melarang anak menggunakan gawai.

"Anak jangan dilarang memanfaatkan teknologi, tapi harus diatur waktunya," kata Arumi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com