Ditawari Adopsi, Sopir yang Asuh Bayi Sambil Tarik Angkot: Bilqis Tak Bisa Ditukar dengan Uang

Kompas.com - 12/02/2020, 13:54 WIB
Nurul Mukminin sopir angkot trayek Mangkang-Johar memegang setir, Jumat (7/2/2020), ditemani bayinya Bilqis Choirun Nisa dan anak tertua, Balqis Choirun Najwa. Nurul Mukminin sopir angkot trayek Mangkang-Johar memegang setir, Jumat (7/2/2020), ditemani bayinya Bilqis Choirun Nisa dan anak tertua, Balqis Choirun Najwa.

KOMPAS.com- Sopir angkot di Semarang bernama Nurul Mukminin (46) terpaksa mengasuh anak bayinya yang bernama Bilqis Choirun Nisa (3,5 bulan) sambil bekerja.

Walaupun harus menjalani hari-hari yang tak mudah, Nurul mengaku akan berjuang membesarkan anak-anaknya, meski seorang diri.

Istrinya yang bernama Ariani Dwi Setyowati (21) meninggal dunia karena sakit asam lambung November 2019 lalu.

Sepeninggal istrinya, Nurul bercerita pernah mendapatkan tawaran dari seseorang untuk mengadopsi Bilqis.

Baca juga: Di Balik Kisah Sopir Angkot Bawa Bayi di Semarang, Berjuang Setelah Istri Meninggal, Utang Dilunasi Baim Wong

Ditawati Toyota Rush

Nurul Mukminin seorang sopir angkot di Semarang yang membawa bayinya bekerja.KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA Nurul Mukminin seorang sopir angkot di Semarang yang membawa bayinya bekerja.
Seseorang yang disebutnya berasal dari Manyaran, Semarang itu menelepon Nurul.

"Dia menawari saya sebuah Toyota Rush jika saya mau memberikan Bilqis kepadanya," kata Nurul, seperti dikutip dari Tribun Jateng.

Mereka yang berniat mengadopsi Bilqis, kata dia, juga menawarkan ganti biaya persalinan.

"Tapi saya tolak. Bilqis tidak bisa ditukarkan dengan uang atau mobil sekalipun," ujarnya tegas.

Nurul berkomitmen, meski menjadi orangtua tunggal, ia akan membesarkan anak-anaknya sendiri.

Baca juga: Cerita Sopir Angkot Bawa Bayi yang Pernah Gonta-ganti Pekerjaan demi Nafkahi Keluarga

Diasuh di angkot

Mbah Sawi (60) pengasuh dan Nurul Mukminin (46) menggendong Bilqis di rumahnya.KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA Mbah Sawi (60) pengasuh dan Nurul Mukminin (46) menggendong Bilqis di rumahnya.
Selepas istrinya meninggal, Nurul mengasuh dua anaknya seorang diri.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir di Halmahera Utara, Ribuan Warga Bertahan di Sejumlah Titik Pengungsian

Banjir di Halmahera Utara, Ribuan Warga Bertahan di Sejumlah Titik Pengungsian

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Nilai PPKM Tebang Pilih dan Kurang Tegas

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Nilai PPKM Tebang Pilih dan Kurang Tegas

Regional
Saat Kegiatan Masyarakat Dibatasi, Oknum PNS Ini Malah Mabuk dengan LC di Tempat Karaoke

Saat Kegiatan Masyarakat Dibatasi, Oknum PNS Ini Malah Mabuk dengan LC di Tempat Karaoke

Regional
Gunung Semeru Erupsi, Hujan Abu Guyur Probolinggo, Warga Keluhkan Mata Perih

Gunung Semeru Erupsi, Hujan Abu Guyur Probolinggo, Warga Keluhkan Mata Perih

Regional
Angin Kencang Landa Majene, Tenda Pengungsi Beterbangan, Korban Gempa: Di Mana Lagi Kami Berlindung?

Angin Kencang Landa Majene, Tenda Pengungsi Beterbangan, Korban Gempa: Di Mana Lagi Kami Berlindung?

Regional
Mengungkap Fakta Tewasnya Perempuan Asal Jabar Tanpa Busana di 'Homestay' Bali

Mengungkap Fakta Tewasnya Perempuan Asal Jabar Tanpa Busana di "Homestay" Bali

Regional
Longsor di Tanah Laut Kalsel, 6 Korban Tewas Ditemukan Usai 3 Hari Pencarian

Longsor di Tanah Laut Kalsel, 6 Korban Tewas Ditemukan Usai 3 Hari Pencarian

Regional
7 Korban Longsor Sumedang Kembali Ditemukan, 8 Masih Dicari

7 Korban Longsor Sumedang Kembali Ditemukan, 8 Masih Dicari

Regional
Jeritan Pengungsi Majene: Bantuan Hanya di Tenda Besar, Air Bersih dan Susu Bayi Kurang

Jeritan Pengungsi Majene: Bantuan Hanya di Tenda Besar, Air Bersih dan Susu Bayi Kurang

Regional
Sempat Diperbaiki, Jembatan Mataraman di Kabupaten Banjar Kalsel Kembali Terputus

Sempat Diperbaiki, Jembatan Mataraman di Kabupaten Banjar Kalsel Kembali Terputus

Regional
Maling Curi Dorongan Bayi hingga Tabung Gas Milik Korban Sriwijaya Air

Maling Curi Dorongan Bayi hingga Tabung Gas Milik Korban Sriwijaya Air

Regional
Ditangkap di Sumut, Terpidana Kasus Pedagangan Manusia di NTT Kabur Sejak 2016

Ditangkap di Sumut, Terpidana Kasus Pedagangan Manusia di NTT Kabur Sejak 2016

Regional
9 Kecamatan di Probolinggo Diguyur Hujan Abu Vulkanik Semeru

9 Kecamatan di Probolinggo Diguyur Hujan Abu Vulkanik Semeru

Regional
Polisi Bubarkan Pesta Pernikahan di Ngawi, Digelar Saat Pandemi Tanpa Kantongi Izin

Polisi Bubarkan Pesta Pernikahan di Ngawi, Digelar Saat Pandemi Tanpa Kantongi Izin

Regional
5 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Ketua KPU Sumsel Meninggal Dunia

5 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Ketua KPU Sumsel Meninggal Dunia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X