Di Balik Kisah Sopir Angkot Bawa Bayi di Semarang, Berjuang Setelah Istri Meninggal, Utang Dilunasi Baim Wong

Kompas.com - 12/02/2020, 08:45 WIB
Nurul Mukminin sopir angkot trayek Mangkang-Johar memegang setir, Jumat (7/2/2020), ditemani bayinya Bilqis Choirun Nisa dan anak tertua, Balqis Choirun Najwa. Nurul Mukminin sopir angkot trayek Mangkang-Johar memegang setir, Jumat (7/2/2020), ditemani bayinya Bilqis Choirun Nisa dan anak tertua, Balqis Choirun Najwa.

SEMARANG, KOMPAS.com - Nurul Mukminin (46) tak pernah menyangka kisahnya sebagai sopir angkot yang membawa bayi saat bekerja menjadi viral dan menuai empati dari banyak pihak.

Ceritanya bermula sejak istrinya, Ariani Dwi Setyowati (21) meninggal dunia pada bulan November 2019 karena menderita sakit asam lambung.

Pria asal Bengkulu ini terpaksa membawa kedua anaknya, Balqis Choirun Najwa (7) dan Bilqis Choirun Nisa (3,5 bulan) berangkat kerja menarik angkot selama sebulan belakangan ini.

Baca juga: Perjuangan Sopir Angkot di Semarang Kerja Sambil Bawa Bayi yang Curi Perhatian Baim Wong

Selepas pagi hari mengantar Najwa untuk bersekolah di SD Pancasila Semarang, Nurul lantas memandikan si kecil Bilqis di Terminal Mangkang.

Penghasilannya sebagai sopir angkot yang hanya sekitar Rp 50.000 hingga Rp 70.000 setiap harinya, membuat hidup Nurul serba kekurangan.

"Penghasilan setiap harinya hanya dapat Rp 50.000 sampai Rp 70.000 per harinya. Cuma cukup untuk membelikan susu dan pempers Bilqis," ujar Nurul saat ditemui Kompas.com di Semarang, Selasa (11/2/2020).

Belum lagi Nurul masih harus mengangsur biaya operasi almarhum istrinya puluhan juta saat masih dirawat di rumah sakit.

Sebelumnya, Nurul bercerita sempat menitipkan Bilqis ke tetangganya yang bernama Mbah Sawi (60).

Baim Wong bertemu Nurul Mukminin, sopir angkot yang menjadi viral lantaran membawa bayinya, Bilqis Choirun Nisa, yang masih berusia 3,5 bulan saat bekerja sebagai sopir angkot.Bidik layar akun Instagram @baimwong Baim Wong bertemu Nurul Mukminin, sopir angkot yang menjadi viral lantaran membawa bayinya, Bilqis Choirun Nisa, yang masih berusia 3,5 bulan saat bekerja sebagai sopir angkot.

Namun, karena terhimpit biaya hidup yang kian bertambah, Nurul merasa tak mampu membayar biaya jasa asuh Mbah Sawi.

"Tidak enak, saya tidak bisa memberi apa-apa kepada tetangga saya. Apalagi yang ngasuh dia sudah tua ya. Akhirnya saya nekat membawa Bilqis pergi kerja meski umurnya baru 3,5 bulan," ujar pria lulusan sarjana pendidikan yang sempat menjadi pengajar honorer di Sekolah Dasar selama 6 tahun di Bengkulu.

Setelah viral, kisah perjuangan hidup Nurul ini pun banyak menarik empati masyarakat bahkan tokoh seperti Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi hingga artis ibu kota Baim Wong pun.

Baca juga: Kisah Baim Wong Mengubek-ubek Semarang demi Bantu Sopir Angkot Viral Bawa Bayi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X