KILAS DAERAH

Dilalap Si Jago Merah, Ponpes di Kabupaten Kampar Terima Bantuan Renovasi

Kompas.com - 07/02/2020, 12:38 WIB
Kebakaran akibat hubungan arus pendek listrik membakar 12 kamar asrama santri di Pondok Pesantren Miftahul Muaarif di Desa Bandur Picak, Kec. Kampar Hulu, Kab. Kampar, Riau. Dokumen Dompet DhuafaKebakaran akibat hubungan arus pendek listrik membakar 12 kamar asrama santri di Pondok Pesantren Miftahul Muaarif di Desa Bandur Picak, Kec. Kampar Hulu, Kab. Kampar, Riau.

KOMPAS.com - Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Mua'arif di Desa Bandur Picak, Kecamatan Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Riau dilalap si jago merah.

Kebakaran yang diduga akibat hubungan arus pendek listrik itu membakar 12 kamar asrama santri yang sebagian besar masih terbuat dari kayu.

Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Mua'arif Ustadz Sukur Ali mengatakan, kebakaran terjadi di asrama santri putra sekitar pukul 14.45 WIB.

Saat kejadian, para santri sedang belajar di kelas dan seorang santri berada di dalam kamar yang tengah tertidur karena sakit.

Baca juga: Di Jayapura, Dompet Dhuafa Kenalkan Materi Gizi Seimbang

”Lalu anak itu mendengar ada detak-detak di atas loteng. Namun setelah mereka lihat, ternyata ada api dan mereka langsung turun ke bawah," kata Ustadz Ali dalam keterangan tertulis, Jumat (7/2/2020).

Berada di lantai 2, santri itu pun meminta pertolongan dan memanggil orang-orang di belakang pesantren. Mereka pun bergegas memberi pertolongan.

Namun demikian api telah membesar, sehingga masyarakat berbondong-bondong berusaha memadamkan api.

Ustadz Ali yang baru meninggalkan pondok pesantren, terpaksa putar balik dan melihat kondisi komplek yang terdampak amukan si jago merah.

Tim Dompet Dhuafa Riau memberikan bantuan renovasi Pondok Pesantren Miftahul Muaarif yang terbakar. Bantuan diterima langusng oleh pimpinan pondok pesantren.Dokumen Dompet Dhuafa Tim Dompet Dhuafa Riau memberikan bantuan renovasi Pondok Pesantren Miftahul Muaarif yang terbakar. Bantuan diterima langusng oleh pimpinan pondok pesantren.

Baca juga: Dompet Dhuafa Buka Pos Medis untuk Penyintas Longsor dan Banjir Bogor

”Tetapi api sudah membesar saat saya kembali," imbuhnya.meski demikian pihaknya tetap berusaha menyelamatkan gedung-gedung yang berdekatan agar tak merembet.

Ia mengatakan ruangan asrama yang terbakar terdiri dari 12 kamar. Setiap kamar dihuni 5 santri. Seluruh isi kamar yang terbakar tak dapat diselamatkan.

Atas kejadian tersebut, tim Dompet Dhuafa Riau bergegas menuju lokasi dan membawa bantuan untuk merenovasi pondok pesantren tersebut.

Bantuan diterima secara langsung oleh pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Muaarif.

Baca juga: Bangun 1000 Rumah untuk Korban Gempa Palu, Dompet Dhuafa Gandeng Navicula

Upaya tersebut merupakan wujud kepedulian para donatur yang diamanahkan melalui Dompet Dhuafa Riau untuk membantu mendirikan kembali asrama santri yang terbakar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X