Kompas.com - 30/01/2020, 15:52 WIB
Band Navicula berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa untuk menguatkan campaign Bangun 1.000 Rumah Untuk Palu. Hal tersebut bergulir sejak Desember lalu dan pada kesempatan manggung di Jakhumfest 2020, pihak Manajemen Dompet Dhuafa memberikan apresiasi terhadap band asal Bali tersebut.
DOK. Humas Dompet DhuafaBand Navicula berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa untuk menguatkan campaign Bangun 1.000 Rumah Untuk Palu. Hal tersebut bergulir sejak Desember lalu dan pada kesempatan manggung di Jakhumfest 2020, pihak Manajemen Dompet Dhuafa memberikan apresiasi terhadap band asal Bali tersebut.

KOMPAS.com –Dompet Dhuafa bekerja sama dengan grup musik Navicula dalam membangun hunian tetap untuk korban gempa, tsunami, dan likuifaksi di Palu, Sulawesi Tengah.

Kerja sama dalam program Humanesia, 1.000 Rumah Untuk Palu, sudah berjalan sejak Desember 2019 lalu.

Kini, jumlah donasi tersebut tengah mencapai Rp 143 juta dan diharapkan akan terus tumbuh dan bermanfaat.

Navicula yang mewakili Dompat Dhuafa menyerahkan bantuan tersebut dalam acara Jakarta Humanity Festival, di M Bloc Space, Kebayoran, Jakarta Selatan, Minggu (26/1/2020).

Tak hanya itu, pada acara tersebut Navicula yang mengisi salah satu rangkaian acara bertema "Sounf of Humanity" memberikan ucapan terima kasih secara simbolis kepada para donatur.

Baca juga: Ini Cara Dompet Dhuafa Atasi Masalah Pengairan Sawah di Madiun

"Untuk Sulawesi, karena dari sanalah semua berasal dan menjadi alasan kami bermusik malam ini," tutur Gede Robi Supriyanto, vokalis grup band Navicula.

Dia menambahkan, saat ini Navicula bersama Dompet Dhuafa masih terus menunggu dukungan semua pihak untuk mewujudkan inisiatif ini.

Robi menuturkan, salah satu alasan terbentuknya program ini adalah lamanya penanganan pada korban bencana yang sudah terjadi setahun, tapi masih banyak masyarakat Palu yang masih tinggal di hunian sementara.

Baca juga: Dompet Dhuafa Buka Pos Medis untuk Penyintas Longsor dan Banjir Bogor

“Akses jalan belum sepenuhnya diperbaiki, masih banyak anak-anak korban terdampak yang belum memiliki hunian layak bersama orang tua mereka,” imbuhnya.

Apalagi, lanjutnya, saat ini sudah memasuki musim hujan sehingga mengancam hunian sementara mereka.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X