3 Pelaku Pembalakan Liar Kayu Pinus Kabur ke Luar Pulau Jawa

Kompas.com - 06/02/2020, 20:59 WIB
Polisi membawa satu pelaku pembalakan liar yang ditangkap polisi, hendak delimpahkan ke kejaksaan. sedangkan Tiga pelaku lain dalam pengejaran polisi (06/02/2020). SLAMET WIDODOPolisi membawa satu pelaku pembalakan liar yang ditangkap polisi, hendak delimpahkan ke kejaksaan. sedangkan Tiga pelaku lain dalam pengejaran polisi (06/02/2020).

TRENGGALEK,KOMPAS.com – Polisi masih memburu tiga pelaku pembalakan liar lahan Perhutani wilayah Trenggalek, Jawa Timur, berinisial SS, DM, dan PP.

Ketiga pelaku itu diduga melarikan diri ke luar Pulau Jawa.

Sebelumnya, polisi telah menetapkan PM (31) sebagai tersangka kasus pembalakan liar tersebut. Polisi juga menyita puluhan kayu pinus curian.

“Untuk pelaku yang sudah ditangkap, hasil penyelidikan sudah lengkap (P-21),” kata Kasat Reskrim Polres Trenggalek Iptu Bima Saksi Pria Laksana di Kantor Polisi Resort Trenggalek, Kamis (06/02/2020).

Baca juga: Habitat Terusik Tambang dan Pembalakan Liar, Orangutan Masuk Kebun Warga di Kalbar

Empat pelaku pembalakan liar ini memiliki peran berbeda, mulai dari penebang hingga pengepul kayu curian. Sejauh ini, PM diketahui berperan sebagai sopir yang membawa kayu curian.

Mereka telah berulang kali beraksi di kawasan hutan milik Perhutani di Desa Ngredani hingga Desa Salam Wates, Kecamatan Dongko, Trenggalek.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Warga yang resah dengan aktivitas ini melapor ke polisi. Warga khawatir pencurian kayu membuat hutan gundul dan menyebabkan longsor.

Polisi pun menyelediki laporan tersebut. Polisi menggerebek lokasi yang ditunjukkan warga pada Selasa (24/12/2019).

Para pelaku pembalakan liar panik dan melarikan diri. Polisi pun memburu komplotan pembalak liar ini.

PM, yang berperan sebagai sopir ditangkap polisi. Tiga rekannya kabur.

Polisi memerintahkan tiga pembalak yang kabur menyerahkan diri.

Baca juga: Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

“Selain kerugian materiil, dampak utama jangka panjang adalah rawan terjadi longsor. Kami tegaskan pelaku untuk menyerahkan diri,” ujar Bima Sakti.

Polisi juga menyita 91 batang kayu pinus berbagai ukuran. Selain itu, polisi menyita beberapa peralatan yang digunakan pelaku menebang kayu.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.