Kompas.com - 04/02/2020, 20:26 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Cigorowong di Kampung Sukamaju Desa Sukamukti Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya rusak bagian atapnya saat cuaca buruk terjadi pada Senin (3/2/2020).

Kegiatan belajar mengajar di sekolah itu pun terus dilakukan dan atap kelasnya terlihat ditopang beberapa bambu supaya tidak roboh selama ini.

Kepala SDN 3 Cigorowong, Ahmad Daryono mengatakan, ruang kelas II dan kelas III telah dipasangi bambu sejak dua bulan terakhir.

Baca juga: Gedung SD Ambruk, Siswa Belajar di Mushala dan Perpustakaan

 

Sebab, atap dua ruangan itu terancam roboh lantaran atap bangunan sudah miring dan selalu bocor ketika turun hujan.

"Kalau tidak ada bambu mungkin sudah roboh saat kemarin tertimpa pohon tumbang," jelas Ahmad saat ditemui wartawan, Selasa (4/2/2020).

Baca juga: Tebing Retak di Bukit Menoreh Ancam Satu SD

 

Tiang-tiang bambu topang atap

Bangunan SDN Cigorowong 3 ditopang bambu karena atapnya roboh dan tertimpa pohon tumbang akibat cuaca buruk di Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (4/2/2020).KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Bangunan SDN Cigorowong 3 ditopang bambu karena atapnya roboh dan tertimpa pohon tumbang akibat cuaca buruk di Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (4/2/2020).
Menurut dia, kondisi atap rapuh ini sudah terjadi lama. Namun, tiang-tiang bambu itu baru dipasang tiamg sekira dua bulan belakangan.

Ia menduga, kondisi itu disebabkan oleh konstruksi bangunan yang tidak kuat. Sebab, bangunan itu baru direhabilitasi pada 2013.

Ahmad mengaku tak berdiam diri melihat kondisi itu.

Baca juga: Jalan Longsor, Siswa SD di Tana Toraja Mendaki Bukit untuk Pergi Sekolah

 

Ia mengatakan, pihak sekolah telah membuat laporan melalui data pokok pendidikan (dapodik) sejak setahun terakhir, yang diperbaharui setiap bulannya.

Dalam laporan itu, pihak sekolah menulis keadaan ruang kelas mereka dalam kondisi rusak berat.

Baca juga: Dituduh Mata-mata, Guru yang Viralkan Video Siswa SD Bengkayang Minta Tas ke Jokowi Mengundurkan Diri

 

Sudah 3 bulan rusak, tak ada perhatian dari pemerintah

Ilustrasi. Paket kiriman.SHUTTERSTOCK Ilustrasi. Paket kiriman.
Kendati demikian, hingga saat ini belum ada perhatian lebih dari pemerintah.

Karena itu, sekira tiga bulan lalu pihak sekolah dan warga sekitar berinisiatif melakukan gotong royong untuk mengantisipasi ambruknya atap ruang kelas.

"Bambu itu dipasang secara swadaya oleh masyarakat. Alhamdulillah di sini masyarakat respon cepat," kata dia.

Sementara itu, salah seorang warga sekitar sekolah Rositi (55) mengatakan, peristiwa pohon tumbang itu terjadi saat hujan deras disertai angin kencang mengguyur Tasikmalaya dan sekitarnya.

Baca juga: Siswa SD di Bali Ditabrak Harley Davidson hingga Patah Kaki

"Tahu-tahu terdengar suara keras, pas dilihat ada pohon roboh menimpa sekolah," ujar Rositi.

Melihat kejadian itu, Rositi menambahkan, warga sekitar langsung melaporkan ke pihak sekolah.

Setelah pihak sekolah datang, warga pun langsung melakukan kegiatan gotong-royong untuk membersihkan sekolah.

Baca juga: Kronologi Ambruknya Atap SD Gentong Pasuruan, Murid Histeris dan 1 Guru Meninggal Tertimpa Material

 

Proses belajar mengajar terus berlanjut

Bangunan SDN Cigorowong 3 ditopang bambu karena atapnya roboh dan tertimpa pohon tumbang akibat cuaca buruk di Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (4/2/2020).KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Bangunan SDN Cigorowong 3 ditopang bambu karena atapnya roboh dan tertimpa pohon tumbang akibat cuaca buruk di Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (4/2/2020).
Ia mengatakan, SDN 3 Cigorowong masih digunakan untuk proses kegiatan belajar mengajar (KBM).

Namun, saat kejadian proses KBM sudah selesai. Para siswa dan guru telah pulang ke rumah masing-masing.

Beruntung saat kejadian itu tak ada korban jiwa.

Baca juga: Ada Atap SD Ambruk, Pemkab Magetan Kosongkan 6 Sekolah Lain yang Rusak

"Alhamdulillah sekolah sudah kosong, anak-anak pulang jam 12.30 WIB. Kalau masih ada anak-anak mah, tidak tahu bagaimana," kata dia.

Sampai saat ini sekolah tersebut belum pernah mendapatkan bantuan rehab oleh pemerintah setempat.

Warga dan pihak sekolah berharap bantuan pembangunan segera direalisasikan pemerintah daerah untuk membantu kegiatan belajar mengajar para siswa yang layak. 

Baca juga: 5 Fakta Musibah Tembok SD Roboh di Pekanbaru, Sudah Diingatkan Warga hingga Penjelasan Komite Sekolah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Regional
Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Regional
Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Regional
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Regional
Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Regional
Peringati HUT Ke-65 Riau, Gubernur Syamsuar Paparkan Keberhasilan Proker Pemprov Riau

Peringati HUT Ke-65 Riau, Gubernur Syamsuar Paparkan Keberhasilan Proker Pemprov Riau

Regional
Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Regional
Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.