Ada Atap SD Ambruk, Pemkab Magetan Kosongkan 6 Sekolah Lain yang Rusak

Kompas.com - 16/01/2020, 18:03 WIB
Bangunan atap lapuk, ruang kelas 1 SDN 2 Mangge ambruk. Beruntung saat kejadian pihak sekolah telah mengantisipasi dengan memindahkan kegiatan belajar mengajar kelas 1 ke ruang mushola sekolah. KOMPAS.COM/RIZALBangunan atap lapuk, ruang kelas 1 SDN 2 Mangge ambruk. Beruntung saat kejadian pihak sekolah telah mengantisipasi dengan memindahkan kegiatan belajar mengajar kelas 1 ke ruang mushola sekolah.

MAGETAN, KOMPAS.com –  Pemerintah Kabupaten Magetan memastikan bangunan sekolah yang rusak untuk dikosongkan dari kegiatan belajar mengajar.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan Suwoto mengatakan, ada 6 sekolah lainnya yang mengalai kerusakan berat, bahkan satu di antaranya juga sudah ambruk.

Langkah ini dilakukan menyusul atap kelas 1 SDN Mangge 2 di Desa Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ambruk karena sudah lapuk.

Baca juga: Lapuk, Atap Bangunan Kelas 1 SD di Magetan Ambruk

“Pokoknya dikosongkan. Yang rusak berat itu 6. Malah ada yang ambruk, sudah jebol semua sudah disurvei,” ujar Suwoto, saat dihubungi, Kamis (16/1/2020).

Suwoto menuturkan, memasuki musim hujan, pihaknya telah meminta seluruh kepala sekolah untuk melaporkan kedaan sekolah mereka.

Di Magetan, ada 498 bangunan sekolah, di mana 470 bangunan sekolah masih difungsikan kegiatan belajar mengajar.

Pemerintah Kabupaten Magetan akan merehabilitasi bangunan sekolah yang rusak tahun ini.

“Sekolah Magetan itu yang SD itu sebenarnya masih ada 498, dari sisi fisik sekolahnya, tapi yang aktif kan ada sekolah 470-an,” imbuh dia.

Baca juga: Tali Putus, Jembatan Penghubung Kota Tual dan Maluku Tenggara Ambruk

Sebelumnya, bangunan atap kelas 1 SDN Mangge 2 di Desa Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ambruk karena sudah lapuk.

Bangunan kelas 1 yang ambruk tersebut terakhir direhab 10 tahun lalu.  

Beruntung pihak sekolah telah mengantisipasi kondisi bangunan yang lapuk tersebut dengan memindahkan kegiatan belajr mengajar kelas 1 di ruangan mushala sekolah.  

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benda Diduga Bahan Peledak Ditemukan di Dalam ATM, Warga Ketakutan

Benda Diduga Bahan Peledak Ditemukan di Dalam ATM, Warga Ketakutan

Regional
Aplikator Rumah Tahan Gempa Lombok Timur Diduga Bawa Kabur Uang Rp 1 Miliar

Aplikator Rumah Tahan Gempa Lombok Timur Diduga Bawa Kabur Uang Rp 1 Miliar

Regional
Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Regional
Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Regional
Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Regional
Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Regional
Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Regional
Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Regional
Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Regional
Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Regional
Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Regional
Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Regional
Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Regional
Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Regional
Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X